Indonesian Textile Industry Faces Financing Challenges Amid Import Surge
Back
Back
6
Impact
7
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedDec 25
Sources1 verified

Industri Tekstil Indonesia Menghadapi Tantangan Pembiayaan di Tengah Lonjakan Impor

Tim Editorial AnalisaHub·25 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Industri tekstil Indonesia menghadapi tantangan signifikan dalam mengakses kredit, dengan perusahaan melaporkan penolakan oleh beberapa bank karena sektor ini dinilai berisiko tinggi. PT Mayer Indah Indonesia mendekati lebih dari 20 bank untuk pinjaman modal kerja namun ditolak, menyoroti perjuangan industri di tengah meningkatnya persaingan dari impor dan produk tekstil ilegal. Keterbatasan kredit ini mengancam melemahkan industri yang sudah berada di bawah tekanan.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Industri Tekstil Indonesia Bergulat dengan Akses Kredit di Tengah Tekanan Impor

Tantangan dalam Mendapatkan Modal Kerja

Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) di Indonesia menghadapi tantangan signifikan dalam mengakses kredit, dengan perusahaan melaporkan penolakan luas oleh lembaga perbankan. PT Mayer Indah Indonesia, sebuah perusahaan di sektor TPT, baru-baru ini mendekati lebih dari 20 bank untuk mendapatkan pinjaman modal kerja namun ditolak secara universal. Menurut Melisa Suria, Manajer Umum PT Mayer Indah Indonesia, alasan utama yang disebutkan bank adalah profil risiko tinggi industri ini.

Implikasi Industri yang Luas

Keterbatasan kredit ini terjadi ketika industri tekstil sudah menghadapi persaingan ketat dari produk tekstil impor dan barang ilegal. Kurangnya akses ke pembiayaan kemungkinan akan memperburuk tantangan yang dihadapi produsen tekstil, berpotensi menyebabkan konsolidasi industri lebih lanjut atau pengurangan kapasitas. Situasi ini menyoroti kebutuhan akan dukungan keuangan yang tepat sasaran atau intervensi regulasi untuk mendukung keberlanjutan industri.

Respons Pemerintah dan Industri

Isu ini baru-baru ini diangkat dalam pertemuan dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, menunjukkan keprihatinan pemerintah yang meningkat tentang kesehatan keuangan industri. Baik pemerintah maupun asosiasi industri, seperti APSyFI dan AGTI, diharapkan memainkan peran penting dalam mengatasi tantangan ini melalui potensi langkah-langkah kebijakan atau inisiatif industri.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
3 weeks ago
Read Time
8 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Tekstil dan Produk TekstilAkses KreditTantangan Industri

Key Events

1

Penolakan Kredit Industri Tekstil

2

Pertemuan dengan Menteri Keuangan

Timeline from 1 verified sources