Key insights and market outlook
Stabilitas industri tembakau Indonesia terjaga dengan keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan Tarif Cukai Hasil Tembakau (CHT). Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menekankan bahwa keputusan ini melindungi petani tembakau yang berkontribusi signifikan terhadap perekonomian melalui penyerapan tenaga kerja dan pendapatan ekspor. Industri ini memberikan lebih dari Rp200 triliun penerimaan negara setiap tahun melalui cukai, mendukung stabilitas keuangan nasional.
Pemerintah Indonesia telah memutuskan untuk mempertahankan Tarif Cukai Hasil Tembakau (CHT) saat ini, sebuah langkah yang menurut Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun akan lebih melindungi petani tembakau. Industri tembakau sangat penting bagi perekonomian Indonesia karena menyerap jutaan pekerja dan menghasilkan pendapatan ekspor yang signifikan. Misbakhun menyoroti bahwa petani tembakau telah lama terabaikan, menerima dukungan negara yang minimal seperti subsidi pupuk atau pestisida.
Misbakhun menunjukkan bahwa banyak petani tembakau masih mengandalkan praktik tradisional yang diwariskan turun-temurun karena kurangnya dukungan pemerintah. Ia menekankan perlunya bimbingan yang lebih baik tentang praktik pertanian yang aman dan penggunaan pestisida untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas tanaman. Kualitas produk tembakau secara langsung mempengaruhi kemampuan ekspor industri dan pendapatan devisa Indonesia.
Industri tembakau merupakan sumber pendapatan strategis negara, memberikan kontribusi lebih dari Rp200 triliun setiap tahun melalui cukai. Misbakhun menekankan bahwa setiap keputusan kebijakan terkait CHT harus mempertimbangkan dampak jangka pendek dan panjang terhadap industri dan tenaga kerjanya. Ia menganjurkan solusi komprehensif daripada perbaikan sementara untuk menjaga stabilitas sektor ini dan kontribusinya terhadap kesehatan ekonomi nasional.
Misbakhun menyerukan pembuatan kebijakan yang seimbang dengan mempertimbangkan aspek hulu dan hilir industri tembakau. Ia menekankan bahwa mempertahankan CHT saat ini adalah langkah menuju pencapaian keseimbangan ini, memastikan kelanjutan penyerapan tenaga kerja dan manfaat ekonomi sambil mengatasi tantangan fundamental yang dihadapi petani tembakau. Keputusan ini mencerminkan pemahaman yang lebih luas tentang peran industri dalam lanskap ekonomi Indonesia.
CHT Rate Decision
Tobacco Industry Policy Review