Key insights and market outlook
Meski terdapat ketidakpastian perdagangan global setelah pemberlakuan tarif resiprokal, bisnis trade finance Indonesia tetap relatif stabil. HSBC Indonesia melaporkan bahwa meskipun eksportir menghadapi siklus pembayaran yang lebih lama dan biaya tambahan, kredit perbankan secara keseluruhan tetap terjaga. Bank telah melihat peningkatan permintaan perpanjangan pinjaman karena siklus modal kerja yang lebih panjang, terutama di kalangan eksportir ke pasar AS.
Sektor trade finance Indonesia telah menunjukkan ketahanan yang luar biasa meskipun terdapat ketidakpastian perdagangan global akibat pemberlakuan tarif resiprokal. Menurut Delia Melissa, Country Head Global Trade Solutions HSBC Indonesia, meskipun eksportir - terutama yang mengirim ke AS - menghadapi tantangan seperti siklus pembayaran yang lebih lama dan biaya tambahan, kualitas kredit perbankan secara keseluruhan tetap kuat.
Pemberlakuan tarif resiprokal oleh Amerika Serikat, yang pertama kali diumumkan oleh mantan Presiden Donald Trump hampir sembilan bulan lalu, telah menciptakan ketidakpastian signifikan dalam perdagangan global. Eksportir Indonesia mengalami keterlambatan dalam menerima pembayaran karena biaya tambahan dan proses perhitungan yang tidak biasa. Situasi ini telah menyebabkan siklus modal kerja yang lebih panjang, sehingga meningkatkan permintaan perpanjangan pinjaman di kalangan pelaku usaha.
HSBC Indonesia telah mengamati bahwa meskipun terdapat peningkatan permintaan perpanjangan pinjaman karena siklus modal kerja yang lebih panjang, bisnis trade finance secara keseluruhan tetap stabil. Delia Melissa mencatat bahwa nasabah bank umumnya prudent dalam manajemen keuangan mereka. Selain itu, portofolio HSBC yang beragam, yang mencakup dukungan signifikan bagi importir, telah membantu mengurangi dampak ketidakpastian tarif.
Stabilitas yang diamati di sektor trade finance sangat penting bagi ketahanan ekonomi Indonesia di tengah tensi perdagangan global. Sementara negosiasi terus berlanjut antara Indonesia dan negara lain untuk mengamankan tarif yang lebih rendah, kemampuan sektor perbankan dalam mengelola risiko kredit akan sangat vital. Pendekatan proaktif yang diambil oleh bank seperti HSBC dalam mengelola portofolio trade finance mereka kemungkinan akan memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi.
Tariff Uncertainty Impact on Trade Finance
Increased Demand for Loan Extensions