Key insights and market outlook
Presiden Indonesia Prabowo Subianto bertemu dengan rektor dan profesor perguruan tinggi untuk membahas berbagai isu nasional termasuk ekonomi dan inisiatif hilirisasi. Menteri Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa meskipun universitas tidak akan mengelola operasi tambang secara langsung, mereka dapat menerima manfaat dari aktivitas tambang melalui pendanaan penelitian dan beasiswa. Pemerintah berencana menyalurkan manfaat tambang melalui BUMN atau perusahaan swasta yang akan ditugaskan untuk mengelola operasi tambang bekerjasama dengan universitas tertentu.
Pemerintah Indonesia telah memperkenalkan pendekatan baru untuk menghubungkan sektor pendidikan tinggi dengan industri tambang. Dalam pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan pimpinan perguruan tinggi, pemerintah menguraikan kerangka kerja di mana lembaga pendidikan dapat memperoleh manfaat dari aktivitas tambang tanpa harus mengelolanya secara langsung.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa meskipun universitas tidak akan diberikan konsesi tambang langsung, mereka akan dapat menerima manfaat dari operasi tambang. Manfaat ini termasuk pendanaan untuk penelitian dan beasiswa bagi mahasiswa. Pengaturan ini akan difasilitasi melalui BUMN, BUMD, atau perusahaan swasta yang akan ditugaskan untuk mengelola operasi tambang bekerjasama dengan universitas tertentu.
Pertemuan tersebut membahas berbagai isu nasional, termasuk situasi ekonomi saat ini, kedaulatan pangan, dan inisiatif hilirisasi yang sedang berlangsung di Indonesia. Presiden Prabowo menekankan komitmen pemerintah untuk mengembangkan ekonomi negara melalui sektor strategis seperti tambang dan energi. Kebijakan hilirisasi bertujuan meningkatkan nilai sumber daya alam Indonesia dengan memprosesnya di dalam negeri daripada mengekspor bahan mentah.
Keputusan untuk tidak melibatkan universitas dalam pengelolaan tambang langsung diambil setelah pembahasan antara pemerintah dan DPR dalam revisi UU Minerba. Regulasi baru menetapkan bahwa pengelolaan tambang akan dilakukan oleh badan usaha yang ditunjuk, yang kemudian akan berkolaborasi dengan universitas untuk berbagi manfaat. Pendekatan ini diharapkan menciptakan situasi win-win bagi sektor tambang dan lembaga pendidikan, mendorong penelitian dan pengembangan sambil mempertahankan kontrol regulasi.
New Mining Regulation Framework
University-Mining Collaboration Model