Indonesian Workers Protest in Jakarta, Demand Higher Minimum Wage
Back
Back
4
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedJan 15
Sources3 verified

Buruh Demonstrasi di Jakarta, Tuntut Upah Minimum Naik

Tim Editorial AnalisaHub·15 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Ratusan buruh dari berbagai serikat pekerja Indonesia melakukan demonstrasi di Jakarta, menuntut kenaikan upah minimum provinsi DKI Jakarta. Buruh yang dipimpin Said Iqbal dari KSPI menuntut UMP (Upah Minimum Provinsi) dinaikkan dari Rp 5,73 juta menjadi Rp 5,89 juta, sesuai standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL) 1

2.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Aksi Protes Buruh di Jakarta Tuntut Upah Minimum Lebih Tinggi

Ribuan Massa Berunjuk Rasa di Gedung DPR

Ratusan buruh dari berbagai serikat pekerja melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI di Jakarta, menuntut perubahan struktur upah minimum saat ini. Para pengunjuk rasa, yang dipimpin oleh Said Iqbal, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), menyampaikan empat tuntutan utama, dengan fokus utama pada kenaikan UMP DKI Jakarta 1

.

Tuntutan Utama Aksi Protes

  1. Kenaikan UMP menjadi Rp 5,89 juta: Buruh menuntut agar UMP DKI Jakarta dinaikkan menjadi Rp 5,89 juta, sesuai dengan standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Saat ini, UMP berada di level Rp 5,73 juta 2.
  2. Revisi UMSK Jawa Barat: Para pengunjuk rasa juga menuntut revisi UMSK (Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota) di 19 kabupaten/kota di Jawa Barat agar sesuai dengan rekomendasi bupati/wali kota setempat 1.
  3. Penolakan pemilihan kepala daerah oleh DPRD: Buruh menolak usulan agar DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) memilih kepala daerah, takut akan kembalinya era Orde Baru 1.

Dasar Pemikiran di Balik Tuntutan

Said Iqbal menekankan bahwa Jakarta, sebagai kota internasional, memiliki biaya hidup yang tinggi. Ia berargumen bahwa dengan UMP saat ini sebesar Rp 5,73 juta, pekerja terpaksa mensubsidi biaya hidup sebesar Rp 160.000 per bulan jika dibandingkan dengan standar KHL 2

.

Tuntutan Tambahan

Dalam tuntutan yang unik, Said Iqbal menyarankan agar Gubernur Jakarta memberikan subsidi Rp 200.000 per bulan kepada buruh untuk menutupi kesenjangan antara UMP saat ini dan KHL. Ia mencontohkan praktik serupa di kota-kota seperti Brasilia, Sao Paulo, dan Sydney 3

.

Sumber

  1. [Detik Finance - Buruh Geruduk DPR](
  2. [Detik Finance - Bos Buruh Protes UMP Rp 5,7 Juta](
  3. [Detik Finance - UMP Jakarta Tak Penuhi KHL](
Original Sources

Story Info

Published
2 days ago
Read Time
12 min
Sources
3 verified

Topics Covered

Labor ProtestMinimum WageWorkers' Rights

Key Events

1

Workers' Protest in Jakarta

2

Demand for Higher Minimum Wage

3

Labor Rights Demonstration

Timeline from 3 verified sources