Indonesian Youth Struggle with Financial Literacy, Online Gambling: WWB Report
Back
Back
4
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 7
Sources1 verified

Anak Muda RI Gagap Literasi Keuangan, Terpapar Judi Online: Riset WWB

Tim Editorial AnalisaHub·7 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Sebuah riset terbaru Women's World Banking (WWB) mengungkapkan bahwa anak muda Indonesia (18-25 tahun) menghadapi tantangan keuangan signifikan, termasuk paparan judi online dan kurangnya kepercayaan diri dalam berinvestasi. Penelitian yang melibatkan 1.500 mahasiswa dan 117 pemuda ini menekankan perlunya perlindungan keuangan yang lebih baik, keterampilan finansial praktis, dan sistem digital yang lebih baik untuk mendukung 44 juta anak muda Indonesia dalam membangun masa depan keuangan mereka.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Anak Muda Indonesia Hadapi Tantangan Keuangan: Riset WWB

Literasi Keuangan dan Perilaku Berisiko

Sebuah studi komprehensif oleh Women's World Banking (WWB) mengungkapkan bahwa anak muda Indonesia berusia 18-25 tahun menghadapi kesulitan dalam literasi keuangan dan terpapar pada perilaku keuangan berisiko. Penelitian berjudul "Empowering the Next Generation: A Path to Financial Confidence for Indonesia's Youth" ini melibatkan 1.500 mahasiswa dan 117 pemuda dari berbagai pemangku kepentingan.

Temuan Utama

Studi ini menemukan beberapa tren mengkhawatirkan di kalangan anak muda Indonesia:

  1. Paparan Judi Online: 8 dari 10 laki-laki muda dan 2 dari 10 perempuan muda mengaku terlibat dalam aktivitas judi online.
  2. Pengeluaran Impulsif: 40% anak muda melakukan pengeluaran impulsif dari dana darurat.
  3. Utang Informal: 1 dari 4 lulusan memiliki utang informal signifikan saat wisuda.
  4. Penyalahgunaan Produk Keuangan: 93% pinjaman yang diambil digunakan untuk keperluan konsumtif.

Kesenjangan Gender

Penelitian ini juga menyoroti perbedaan signifikan dalam perilaku keuangan berdasarkan gender:

  • Perempuan muda cenderung lebih banyak menabung (86% dari total responden) namun ragu-ragu untuk berinvestasi.
  • Laki-laki muda lebih cenderung terlibat dalam aktivitas keuangan berisiko tinggi (49% dari total responden) seperti trading cryptocurrency dan taruhan olahraga.
  • 72% investor muda melaporkan kerugian finansial, menunjukkan kurangnya kepercayaan diri dalam berinvestasi di kedua gender.

Rekomendasi Perbaikan

Direktur Regional WWB untuk Asia Tenggara, Angelique Timmer, menekankan bahwa mendukung anak muda membutuhkan lebih dari sekadar meningkatkan pengetahuan keuangan. Dibutuhkan pembangunan keterampilan finansial praktis dan kepercayaan diri untuk mengadopsi perilaku keuangan yang sehat. Organisasi ini bekerja sama dengan penyedia layanan keuangan, regulator, dan pembuat kebijakan untuk:

  1. Memperkuat kapabilitas keuangan digital
  2. Menciptakan jalur digital yang lebih aman
  3. Mengembangkan produk keuangan inklusif
  4. Meningkatkan program literasi keuangan di luar mahasiswa ekonomi dan bisnis

Temuan studi ini menggarisbawahi kebutuhan mendesak akan program pemberdayaan keuangan komprehensif untuk mempersiapkan anak muda Indonesia menghadapi masa depan keuangan yang stabil di era digital.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
12 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Financial LiteracyYouth Financial EducationDigital Financial Inclusion

Key Events

1

WWB Financial Literacy Study Release

2

Youth Financial Challenges Report

Timeline from 1 verified sources