Key insights and market outlook
Survei OCBC Financial Fitness Index 2025 mengungkapkan bahwa 39% masyarakat Indonesia meminjam dari teman atau keluarga untuk membiayai gaya hidup mereka, yang berpotensi merusak hubungan sosial. Praktik ini dianggap lebih berisiko daripada pinjaman online karena tidak adanya ketentuan pembayaran yang jelas. Selain itu, 14% responden memiliki pengeluaran yang melebihi pendapatan mereka, sehingga sulit untuk menabung atau mempersiapkan dana darurat.
Sebuah studi baru-baru ini oleh OCBC Financial Fitness Index 2025 telah mengungkapkan tren yang mengkhawatirkan dalam lanskap keuangan Indonesia. Survei tersebut mengungkapkan bahwa 39% orang Indonesia sering meminjam uang dari teman atau keluarga untuk menutupi biaya hidup mereka. Praktik ini, meskipun tampaknya tidak berbahaya, menimbulkan risiko signifikan terhadap hubungan pribadi dan stabilitas keuangan.
Meminjam dari kenalan seringkali tampak sebagai pilihan yang menarik karena tidak adanya suku bunga dan jadwal pembayaran yang ketat. Namun, kurangnya struktur formal ini dapat menyebabkan penundaan pembayaran dan utang yang menumpuk, yang pada akhirnya merusak hubungan sosial. Survei tersebut menyoroti bahwa sifat informal pinjaman ini dapat membuatnya lebih berbahaya daripada layanan pinjaman online formal, karena tidak adanya ketentuan yang jelas seringkali menyebabkan kesalahpahaman dan ketegangan di antara pihak-pihak yang terlibat.
Survei OCBC juga menemukan bahwa 14% responden memiliki pengeluaran yang melebihi pendapatan mereka, menunjukkan masalah yang lebih luas dalam pengelolaan keuangan rumah tangga Indonesia. Situasi ini tidak hanya menghambat kemampuan mereka untuk menabung, tetapi juga membuat mereka rentan terhadap guncangan keuangan. Ketika ada pengeluaran tak terduga, individu dengan keuangan yang sudah ketat lebih cenderung menggunakan pinjaman dari teman dan keluarga, sehingga memperpanjang siklus utang dan ketidakstabilan keuangan.
Temuan ini menekankan perlunya pendidikan dan perencanaan keuangan yang lebih baik di kalangan masyarakat Indonesia. Dengan sebagian besar populasi yang mengandalkan pinjaman tidak formal, ada permintaan yang jelas untuk produk dan layanan keuangan yang lebih kuat yang dapat memberikan dukungan terstruktur. Mengatasi masalah ini akan sangat penting dalam meningkatkan kesehatan keuangan rumah tangga Indonesia secara keseluruhan dan mengurangi ketergantungan pada praktik pinjaman tidak formal yang berpotensi merugikan.
OCBC Financial Fitness Index 2025 Release
Informal Borrowing Trend Revealed