Indonesia's 2025 Budget Deficit Widens to 2.92% of GDP, Government Spending Surges
Back
Back
5
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedJan 10
Sources2 verified

Defisit APBN 2025 Membesar Menjadi 2,92% PDB, Belanja Pemerintah Meningkat

Tim Editorial AnalisaHub·10 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Defisit APBN 2025 membesar menjadi 2,92% PDB, melebihi proyeksi awal 2,78%. Peningkatan ini disebabkan oleh belanja pemerintah yang lebih tinggi, terutama oleh kementerian dan lembaga (K/L) yang melebihi target anggaran sebesar 29,3% 2

. Meskipun defisit melebar, angka ini masih di bawah ambang batas 3% sesuai UU Keuangan Negara, sehingga berpotensi membatasi dampak negatif pada investor obligasi 1.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Defisit APBN 2025 Indonesia Membesar menjadi 2,92% PDB

Peningkatan Belanja Pemerintah Jadi Penyebab Defisit

Defisit APBN 2025 Indonesia melebar menjadi 2,92% PDB, melampaui target awal 2,78%. Perluasan ini terutama disebabkan oleh peningkatan pengeluaran pemerintah, khususnya oleh berbagai kementerian dan lembaga (K/L). Lonjakan belanja ini terkait langsung dengan struktur kabinet yang lebih besar di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto 2

.

Belanja Kementerian Melebihi Target

Realisasi belanja K/L mencapai Rp 1.500,4 triliun pada akhir Desember 2025, mewakili 129,3% dari target APBN awal sebesar Rp 1.275,6 triliun. Angka ini juga menandai peningkatan 14% year-on-year dibandingkan pengeluaran Rp 1.315 triliun pada 2024 2

.

Implikasi Ekonomi dan Sentimen Investor

David Sumual, Kepala Ekonom Bank Central Asia, mencatat bahwa meskipun defisit yang melebar mungkin mempengaruhi sentimen investor terhadap obligasi pemerintah, dampak keseluruhan diharapkan relatif terkendali. Defisit tetap di bawah ambang batas hukum 3%, yang seharusnya membantu menjaga kepercayaan investor 1

.

Perubahan Struktural dalam Belanja Pemerintah

Peningkatan signifikan dalam pengeluaran K/L terkait langsung dengan perluasan kabinet dari 34 menjadi 48 kementerian/lembaga. Perubahan struktural ini membutuhkan alokasi anggaran tambahan, berkontribusi pada pengeluaran yang lebih tinggi dari perkiraan 2

.

Sumber

  1. [Kontan - Defisit APBN 2025 Membesar](
  2. [Kontan - Kabinet Makin Gemuk](
Original Sources

Story Info

Published
1 week ago
Read Time
9 min
Sources
2 verified

Topics Covered

APBN DeficitGovernment SpendingFiscal Policy

Key Events

1

2025 Budget Deficit Expansion

2

Government Spending Surge

Timeline from 2 verified sources