Key insights and market outlook
Defisit APBN 2025 melebar menjadi 2,92% PDB, melebihi target awal 2,78% 1
Defisit APBN Indonesia tahun 2025 melebar menjadi 2,92% dari Produk Domestik Bruto (PDB) 1
Kinerja penerimaan pajak yang buruk diidentifikasi sebagai faktor utama pelebaran defisit. Menurut Ariawan Rahmat, Direktur Eksekutif Indonesia Economic Fiscal (IEF) Research Institute, meskipun penerimaan negara bukan pajak melampaui target sebesar 104%, hal ini tidak cukup untuk menutupi kelemahan di sektor perpajakan 2
Pelebaran defisit ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan ekonom terkait potensi dampaknya terhadap sentimen investor, terutama di pasar obligasi pemerintah 3
Di sisi lain, cadangan devisa Indonesia mengalami peningkatan signifikan pada akhir 2025, didorong oleh penerbitan global bond pemerintah, aktivitas ekspor-impor yang kuat, dan investasi asing di pasar keuangan domestik 5
Kinerja penerimaan pajak yang buruk tidak hanya melebarnya defisit tetapi juga mengurangi ruang fiskal pemerintah. Dengan target penerimaan pajak 2026 sebesar Rp 2.357 triliun, para ahli menilai target ini ambisius mengingat kinerja 2025 6
events_Budget_Deficit_2025
events_Tax_Revenue_Shortfall_2025