Indonesia's Beef Supply Chain Faces Challenges Amid Import Delays
Back
Back
6
Impact
7
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedDec 14
Sources2 verified

Rantai Pasok Daging Sapi Indonesia Hadapi Tantangan di Tengah Keterlambatan Impor

Tim Editorial AnalisaHub·14 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Pasokan daging sapi di Indonesia masih terbatas, dengan produksi lokal hanya memenuhi 40% kebutuhan nasional. Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) melaporkan 11 juta ekor sapi, dengan pertumbuhan hanya 2-3% per tahun. Sementara itu, Asosiasi Pengusaha dan Pengolahan Daging Indonesia (APPDI) menyoroti keterlambatan perizinan impor, dengan kuota 2025 sebesar 60.000 ton yang diterbitkan terlambat, sehingga memperumit manajemen rantai pasok.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Rantai Pasok Daging Sapi Indonesia Hadapi Tantangan

Keterbatasan Produksi Lokal

Pasokan daging sapi di Indonesia terus menghadapi tantangan signifikan karena produksi lokal tetap tidak mencukupi kebutuhan nasional. Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) melaporkan bahwa populasi sapi nasional saat ini mencapai sekitar 11 juta ekor, dengan tingkat pertumbuhan tahunan hanya 2-3% 1

. Pertumbuhan terbatas ini membuat produksi daging sapi domestik hanya dapat memenuhi sekitar 40% dari total kebutuhan daging sapi negara 1.

Tantangan Impor dan Keterlambatan Perizinan

Situasi ini semakin diperumit oleh masalah impor daging sapi. Asosiasi Pengusaha dan Pengolahan Daging Indonesia (APPDI) menyoroti keterlambatan signifikan dalam penerbitan perizinan impor daging sapi 2

. Untuk tahun 2025, kuota impor ditetapkan sebesar 60.000 ton, namun perizinan baru diterbitkan pada akhir Oktober, bahkan ada yang baru terbit November atau Desember 2. Penerbitan yang terlambat ini menciptakan tantangan besar bagi importir karena meninggalkan waktu yang tidak cukup untuk realisasi impor di sisa tahun tersebut.

Dampak pada Manajemen Rantai Pasok

Kombinasi antara pertumbuhan produksi domestik yang terbatas dan keterlambatan perizinan impor telah menciptakan tekanan signifikan pada rantai pasok daging sapi Indonesia. Importir menghadapi tantangan terkait jadwal pengiriman, terutama dari negara-negara seperti Australia, di mana siklus produksi dan ekspor harus dipertimbangkan. Keterlambatan penerbitan perizinan secara efektif memperpendek waktu yang tersedia untuk realisasi impor, berpotensi menyebabkan kekurangan pasokan dan volatilitas harga di pasar domestik.

Sumber

  1. [Kontan - Daging Sapi Lokal Baru Memasok 40% dari Kebutuhan Nasional](
  2. [Kontan - APPDI: Importir Daging Sapi Masih Hadapi Hambatan Perizinan](
Original Sources

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
11 min
Sources
2 verified

Topics Covered

Beef Supply ChainImport RegulationsLivestock Production

Key Events

1

Beef Import Quota Issuance Delay

2

Domestic Beef Production Shortfall

Timeline from 2 verified sources