Indonesia's Car Sales Decline in 2025, Government Proposes New Incentives for 2026
Back
Back
7
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 31
Sources4 verified

Penjualan Mobil Indonesia Turun di 2025, Pemerintah Usulkan Insentif Baru untuk 2026

Tim Editorial AnalisaHub·31 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Industri otomotif Indonesia mengalami penurunan penjualan mobil sebesar 9,6% menjadi 710.084 unit pada Jan-Nov 2025 dibandingkan periode yang sama tahun lalu 1

4. Pemerintah mengusulkan skema insentif baru untuk 2026 untuk meningkatkan sektor ini, dengan kriteria lebih rinci berdasarkan teknologi dan kandungan lokal 3. Kementerian Perindustrian memproyeksikan penjualan sepanjang tahun akan di bawah 800.000 unit, dengan penjualan bulanan rata-rata 60.000-70.000 unit.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Sektor Otomotif Indonesia Menghadapi Tantangan di 2025

Tren Penjualan yang Menurun

Industri otomotif Indonesia mengalami penurunan signifikan di 2025, dengan penjualan mobil mencapai 710.084 unit selama Januari-November, mewakili penurunan 9,6% dibandingkan 785.917 unit pada periode yang sama tahun lalu 1

4. Kementerian Perindustrian memproyeksikan bahwa penjualan sepanjang tahun kemungkinan akan berada di bawah 800.000 unit, berdasarkan penjualan bulanan saat ini yang rata-rata antara 60.000 hingga 70.000 unit 1.

Respons Pemerintah dan Insentif yang Diusulkan

Sebagai respons terhadap penurunan penjualan, Kementerian Perindustrian telah mengajukan proposal skema insentif baru kepada Kementerian Keuangan untuk meningkatkan sektor otomotif di 2026 1

. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa insentif yang diusulkan akan lebih detail dan terarah dibandingkan paket stimulus umum sebelumnya, terutama selama pandemi COVID-19 3. Insentif baru ini diharapkan akan fokus pada segmen tertentu, teknologi, dan persyaratan kandungan lokal (TKDN).

Tantangan Industri dan Prospek Masa Depan

Industri otomotif saat ini sedang melewati fase yang menantang, dengan segmen kendaraan listrik (EV) masih dalam tahap pertumbuhan awal. Pakar ekonomi Ibrahim Assuaibi menekankan perlunya pertimbangan yang matang sebelum menghapus insentif yang ada untuk EV, karena pasar masih berkembang dan produsen masih menentukan segmen konsumen dan strategi harga yang tepat 2

.

Sumber

  1. [Kontan - Penjualan Mobil di 2025 Turun](
  2. [Kontan - Perlu Kajian Mendalam Sebelum Insentif Mobil Listrik Dicabut](
  3. [Detik Finance - Menperin Bocorkan Insentif Otomotif 2026](
  4. [Kontan - Kemenperin Paparkan Proyeksi Penjualan Mobil 2025](
Original Sources

Story Info

Published
2 weeks ago
Read Time
12 min
Sources
4 verified

Topics Covered

Automotive Industry PerformanceGovernment IncentivesElectric Vehicle Policy

Key Events

1

Automotive Sales Decline 2025

2

New Incentive Proposal for 2026

3

Electric Vehicle Market Development

Timeline from 4 verified sources