Indonesia's Coal Demand to Hit 240 Million Tons in 2026, IMA Urges Review of DMO
Back
Back
7
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 6
Sources1 verified

Permintaan Batubara Indonesia Capai 240 Juta Ton di 2026, IMA Minta DMO Dikaji

Tim Editorial AnalisaHub·6 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Permintaan batubara domestik Indonesia diproyeksikan mencapai 240 juta ton pada 2026, menurut Hendra Sinadia, Ketua Indonesia Mining Association (IMA). Proyeksi ini muncul ketika produksi batubara negara tersebut diperkirakan menurun menjadi 700 juta ton pada akhir tahun ini, turun dari 836 juta ton tahun lalu. IMA mendesak agar kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dikaji ulang untuk mengakomodasi meningkatnya permintaan domestik.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Permintaan Batubara Indonesia Naik saat Produksi Menurun

Konsumsi Domestik yang Meningkat

Permintaan batubara domestik Indonesia diproyeksikan mencapai 240 juta ton pada 2026, menunjukkan peningkatan signifikan dalam konsumsi. Hendra Sinadia, Ketua Asosiasi Pertambangan Indonesia (IMA), menekankan bahwa pertumbuhan permintaan domestik ini terjadi di tengah penurunan produksi batubara nasional.

Tantangan Produksi

Produksi batubara negara ini diperkirakan menurun menjadi 700 juta ton pada akhir 2025, turun dari 836 juta ton tahun sebelumnya. Penurunan kapasitas produksi ini menimbulkan tekanan pada pemasok untuk memenuhi permintaan domestik yang meningkat sambil mengelola kendala produksi secara keseluruhan.

Pertimbangan Kebijakan

Sebagai respons terhadap dinamika pasar ini, IMA menyerukan agar kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dikaji secara komprehensif. DMO saat ini mewajibkan produsen batubara untuk menjual persentase tertentu dari produksi mereka ke pasar domestik. Hendra Sinadia menyarankan bahwa persentase DMO mungkin perlu disesuaikan untuk mengakomodasi permintaan domestik yang meningkat, berpotensi melebihi ambang batas 25% dari total produksi saat ini.

Implikasi Pasar

Kombinasi antara meningkatnya permintaan domestik dan menurunnya tingkat produksi menciptakan skenario kompleks bagi industri batubara Indonesia. Sementara DMO yang meningkat dapat mendukung kebutuhan energi domestik, hal ini juga dapat menantang produsen yang sudah beroperasi di bawah tingkat produksi sebelumnya. Situasi ini menggarisbawahi perlunya pertimbangan kebijakan yang hati-hati untuk menyeimbangkan kebutuhan energi domestik dengan kapabilitas industri.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
9 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Coal IndustryEnergy PolicyDomestic Market Obligation

Key Events

1

Coal Demand Projection Increase

2

DMO Policy Review Request

Timeline from 1 verified sources