Indonesia's Coal Exports Decline in 2025, 2026 Outlook Remains Cautious
Back
Back
7
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedJan 6
Sources2 verified

Ekspor Batubara Indonesia Turun di 2025, Prospek 2026 Tetap Berhati-hati

Tim Editorial AnalisaHub·6 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Ekspor batubara Indonesia mengalami penurunan signifikan di 2025, dengan nilai ekspor turun 20,27% menjadi US$22,17 miliar dalam sebelas bulan pertama dibandingkan periode yang sama di 2024 1

. Volume ekspor juga menurun 3,97% menjadi 354,64 juta ton. Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) memprediksi permintaan batubara global pada 2026 akan moderat, terutama dari Asia, namun dengan pertumbuhan terbatas karena kebijakan transisi energi 1.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Penurunan Ekspor Batubara Indonesia di 2025: Tantangan dan Prospek 2026

Penurunan Signifikan dalam Nilai dan Volume Ekspor

Ekspor batubara Indonesia mengalami penurunan substansial di 2025, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS). Nilai ekspor dalam sebelas bulan pertama (Januari-November 2025) mencapai US$22,17 miliar, yang merupakan penurunan 20,27% dibandingkan periode yang sama di 2024 (US$27,80 miliar) 1

. Dalam hal volume, ekspor batubara mencapai 354,64 juta ton, turun 3,97% dari 269,31 juta ton pada tahun sebelumnya 1.

Faktor Penyebab Penurunan

Penurunan ekspor batubara dapat dikaitkan dengan berbagai faktor, termasuk dinamika permintaan global dan kebijakan domestik. Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) mencatat bahwa meskipun permintaan batubara global diperkirakan tetap stabil di 2026, terutama didorong oleh pasar Asia, pertumbuhan diharapkan terbatas 1

.

Prospek APBI untuk 2026

Gita Mahyarani, Direktur Eksekutif APBI, menekankan bahwa beberapa negara menjadi lebih selektif dalam impor batubara karena agenda transisi energi dan penyesuaian kebijakan domestik. Tren ini kemungkinan akan mempengaruhi kinerja ekspor batubara Indonesia di 2026, menunjukkan prospek yang berhati-hati bagi industri 1

.

Wawasan BPS tentang Kinerja Ekspor

Data BPS mengungkapkan bahwa penurunan nilai ekspor tidak hanya terbatas pada batubara saja. Komoditas pertambangan lain seperti bijih tembaga, lignit, bijih zirconium, tantalum, dan bijih titanium juga mengalami penurunan 2

. Pudji Ismartini, Deputi Statistik Distribusi dan Jasa BPS, mengaitkan penurunan ekspor secara keseluruhan terutama pada sektor pertambangan, yang turun sebesar 22,28% dan berkontribusi 3,55% terhadap penurunan keseluruhan 2.

Implikasi bagi Sektor Pertambangan Indonesia

Penurunan ekspor batubara dan prospek berhati-hati untuk 2026 menggarisbawahi tantangan yang dihadapi sektor pertambangan Indonesia. Ketika kebijakan energi global terus bergeser ke sumber yang lebih bersih, produsen batubara Indonesia perlu beradaptasi dengan dinamika yang berubah ini. Prakiraan pertumbuhan moderat untuk 2026, terutama didorong oleh permintaan Asia, menunjukkan bahwa industri akan tetap berada di bawah tekanan untuk menyesuaikan diri dengan kondisi pasar yang terus berkembang.

Sumber

  1. [Kontan - Ekspor Batubara 2026 Moderat](
  2. [Kontan - Ekspor Komoditas Tambang 2025 Terkoreksi](
Original Sources

Story Info

Published
1 week ago
Read Time
14 min
Sources
2 verified

Topics Covered

Coal Export DeclineMining Sector PerformanceEnergy Transition Impact

Key Events

1

Coal Export Value Decline

2

Mining Sector Export Correction

Timeline from 2 verified sources