Indonesia's Construction Sector Poised for Stronger Growth in 2026, Driven by Infrastructure and Renewable Energy
Back
Back
7
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 5
Sources1 verified

Sektor Konstruksi Indonesia Siap Tumbuh Kuat pada 2026, Didukung Infrastruktur dan Energi Terbarukan

Tim Editorial AnalisaHub·5 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Industri konstruksi Indonesia diproyeksikan tumbuh lebih kuat pada 2026, dengan nilai konstruksi nasional diperkirakan meningkat dari Rp 308,9 triliun menjadi Rp 331,5 triliun antara 2024 dan 2026. Sektor ini diperkirakan tumbuh sebesar 0,8% pada 2025 dan 6,5% pada 2026, didorong oleh pembangunan infrastruktur dan proyek energi terbarukan. Tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) untuk periode ini adalah sekitar 3,6%.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Sektor Konstruksi Indonesia Menunjukkan Prospek Pertumbuhan yang Kuat untuk 2026

Infrastruktur dan Energi Terbarukan Mendorong Pertumbuhan

Industri konstruksi Indonesia memasuki 2026 dengan momentum positif setelah dua tahun pertumbuhan stabil. Nilai konstruksi nasional diproyeksikan meningkat dari Rp 308,9 triliun pada 2024 menjadi Rp 331,5 triliun pada 2026. Ini mewakili tingkat pertumbuhan sebesar 0,8% pada 2025 dan akselerasi signifikan menjadi 6,5% pada 2026, menghasilkan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sekitar 3,6% selama periode tersebut.

Penggerak Utama Pertumbuhan

  1. Pembangunan Infrastruktur: Pemerintah terus mendorong proyek transportasi strategis dan inisiatif perumahan terjangkau. Meskipun ada beberapa penundaan tender, proyek infrastruktur utama tetap berjalan.
  2. Proyek Energi Terbarukan: Pipeline proyek energi terbarukan memperkuat prospek sektor ini. Rencana pengembangan lebih dari 17 GW tenaga surya dan 11 GW tenaga hidro hingga 2034 menciptakan peluang baru bagi perusahaan konstruksi.
  3. Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN): Pembangunan ibu kota baru Indonesia terus mendorong pertumbuhan di sektor ini.

Wawasan Ahli

Cahyono Siswanto, Direktur Market Insights & Economics Quantum Indonesia, mencatat bahwa pembangunan infrastruktur tetap menjadi penggerak utama sektor konstruksi. Ia menyoroti bahwa pipeline energi terbarukan memperkuat outlook positif sektor ini.

Prospek pertumbuhan industri konstruksi Indonesia pada 2026 tampak kuat, didukung oleh inisiatif infrastruktur pemerintah dan fokus meningkat pada proyek energi terbarukan. Kombinasi ini diharapkan memberikan fondasi kuat untuk ekspansi lanjutan sektor ini.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
9 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Konstruksi IndonesiaInfrastrukturEnergi Terbarukan

Key Events

1

Proyeksi Pertumbuhan Konstruksi 2026

2

Pengembangan Energi Terbarukan

Timeline from 1 verified sources