Key insights and market outlook
Sektor konstruksi Indonesia siap mengalami perubahan signifikan pada tahun 2026 seiring menurunnya dominasi BUMN. Pergeseran ini didorong oleh kebijakan pemerintah yang mendukung partisipasi sektor swasta, khususnya usaha kecil dan menengah (UMKM). Faktor kunci termasuk peningkatan belanja infrastruktur dan regulasi yang membatasi keterlibatan BUMN dalam proyek kecil 1
Sektor konstruksi Indonesia berada di ambang transformasi signifikan memasuki tahun 2026. Menurut Errika Ferdinata, Wakil Sekretaris Jenderal Gabungan Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi), lanskap bisnis diperkirakan akan bergeser dari dominasi historis oleh perusahaan konstruksi milik negara (BUMN Karya) 1
Pergeseran ini terutama didorong oleh kebijakan pemerintah yang menciptakan peluang bagi pemain sektor swasta, khususnya usaha kecil dan menengah (UMKM) konstruksi. Faktor-faktor kunci yang mendukung transisi ini meliputi:
Dalam perkembangan terkait, Kementerian BUMN telah diturunkan statusnya menjadi badan pengatur yang disebut Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) sejak Oktober 2025 2
Transisi Kementerian BUMN ke BP BUMN memiliki implikasi bagi pegawai yang ada. Menurut Peraturan Presiden No. 105/2025, semua pegawai kementerian lama akan dialihkan otomatis ke badan pengatur baru 3
BUMN Ministry Restructuring
New Construction Regulations
Infrastructure Spending Increase