Key insights and market outlook
Meski pemerintah melakukan injeksi likuiditas tambahan sebesar Rp76 triliun pada 10 November 2025, sehingga total menjadi Rp276 triliun, pertumbuhan kredit Indonesia terus melambat pada Oktober 2025, mencapai 7,36% year-on-year, turun dari 7,7% pada September 2025 4
Sektor perbankan Indonesia mengalami perlambatan pertumbuhan kredit selama Oktober 2025, dengan pertumbuhan tahunan turun menjadi 7,36% dari 7,7% pada bulan sebelumnya 1
Faktor utama perlambatan ini adalah lemahnya permintaan kredit karena pelaku usaha mempertahankan sikap berhati-hati 'wait and see', sehingga jumlah pinjaman yang belum dicairkan mencapai Rp2.450,7 triliun, mewakili 22,97% dari total fasilitas kredit yang tersedia 1
Pemerintah telah proaktif dalam mengatasi situasi ini:
BI memproyeksikan pertumbuhan kredit akan tetap dalam kisaran target 8-11% untuk 2025, dengan harapan perbaikan di 2026. Ekonom menyarankan bahwa belanja fiskal dan stabilitas nilai tukar akan sangat penting dalam meningkatkan keyakinan konsumen dan ekspansi bisnis 1
Additional Liquidity Injection
Credit Growth Slowdown
Monetary Policy Accommodation