Indonesia's Customs and Excise Revenue Hits Rp249.3 Trillion, 80.3% of Target
Back
Back
6
Impact
4
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 4
Sources1 verified

Penerimaan Bea Cukai RI Capai Rp249,3 T, 80,3% dari Target

Tim Editorial AnalisaHub·4 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melaporkan penerimaan Rp249,3 triliun hingga akhir Oktober 2025, mencapai 80,3% dari target. Penerimaan tumbuh 7,6% tahun-ke-tahun, didorong oleh kenaikan bea keluar dan cukai. Bea masuk turun 4,9% yoy menjadi Rp41 triliun karena melemahnya impor komoditas pangan dan utilisasi FTA. Bea keluar melonjak 69,2% yoy menjadi Rp24 triliun, didorong harga CPO yang tinggi dan ekspor konsentrat tembaga.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Bea Cukai RI Capai 80,3% dari Target Penerimaan

Kinerja Kuat pada Bea Keluar dan Cukai

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan melaporkan bahwa penerimaan negara dari sektor kepabeanan dan cukai mencapai Rp249,3 triliun hingga akhir Oktober 2025, atau 80,3% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Penerimaan ini tumbuh 7,6% tahun-ke-tahun, terutama didorong oleh kenaikan bea keluar dan cukai sepanjang tahun.

Performa Beragam di Berbagai Aliran Penerimaan

Penerimaan dari bea masuk mencapai Rp41 triliun, turun 4,9% tahun-ke-tahun. Penurunan ini disebabkan oleh melemahnya impor komoditas pangan dan utilisasi Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) yang mengurangi pungutan bea masuk. Sebaliknya, penerimaan dari bea keluar mencatat kenaikan signifikan sebesar 69,2% tahun-ke-tahun, menjadi Rp24 triliun. Kenaikan ini didukung oleh harga CPO global yang tinggi dan peningkatan volume ekspor produk sawit, serta implementasi kebijakan ekspor konsentrat tembaga.

Implikasi bagi Penerimaan Negara dan Perdagangan

Performa penerimaan bea cukai menunjukkan tren positif di sektor tertentu, terutama yang terkait dengan komoditas ekspor seperti CPO dan konsentrat tembaga. Kenaikan signifikan pada bea keluar mencerminkan kondisi pasar global dan aktivitas ekspor Indonesia. Namun, penurunan bea masuk menunjukkan dampak dari perjanjian perdagangan dan penurunan aktivitas impor di kategori tertentu.

Outlook untuk Periode yang Tersisa

Dengan penerimaan yang sudah mencapai 80,3% dari target pada akhir Oktober, DJBC berada di jalur yang tepat untuk berpotensi memenuhi atau melampaui target tahunan, kecuali terjadi perubahan signifikan dalam dinamika perdagangan global atau kondisi ekonomi domestik. Kementerian akan terus memantau aktivitas perdagangan, terutama di sektor kunci seperti ekspor sawit dan pertambangan, untuk memastikan pertumbuhan penerimaan negara melalui bea cukai tetap berlanjut.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
11 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Customs and Excise RevenueState Budget PerformanceTrade and Export Duties

Key Events

1

Customs Revenue Achievement

2

Export Duty Surge

3

Import Duty Decline

Timeline from 1 verified sources