Indonesia's Digital Payment Transactions Surge 31.2% YoY in October 2025
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 5
Sources3 verified

Transaksi Pembayaran Digital Indonesia Melonjak 31,2% YoY pada Oktober 2025

Tim Editorial AnalisaHub·5 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Bank Indonesia (BI) melaporkan pertumbuhan tahunan sebesar 31,2% dalam transaksi pembayaran digital menjadi 4,45 miliar transaksi pada Oktober 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya adopsi sistem pembayaran digital, termasuk transaksi QRIS yang melonjak 139,45% YoY. Gubernur BI Perry Warjiyo menyoroti perluasan infrastruktur penerimaan pembayaran digital dan basis pengguna sebagai faktor kunci. Nilai transaksi yang diproses melalui BI-FAST mencapai Rp1.115,09 triliun, tumbuh 31,96% YoY.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Ekosistem Pembayaran Digital Indonesia Tumbuh Kuat

Volume Transaksi Rekor pada Oktober 2025

Bank Indonesia melaporkan lonjakan signifikan dalam transaksi pembayaran digital, mencapai 4,45 miliar transaksi pada Oktober 2025, mewakili pertumbuhan tahunan sebesar 31,2% 1

. Peningkatan luar biasa ini terutama didorong oleh perluasan infrastruktur pembayaran digital dan pertumbuhan adopsi pengguna. Gubernur Perry Warjiyo menyoroti bahwa pertumbuhan didukung oleh berbagai saluran pembayaran digital, termasuk aplikasi mobile, transaksi internet, dan pembayaran QRIS.

Adopsi QRIS Meningkat Pesat

Sistem QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) menunjukkan pertumbuhan yang sangat kuat, dengan transaksi meningkat sebesar 139,45% YoY. Total nilai transaksi QRIS mencapai Rp13,8 miliar melalui sekitar 252.000 transaksi pada November 2025 2

. Fitur QRIS Tap, yang diluncurkan pada Maret 2025, telah mendapatkan traksi yang signifikan, terutama dalam layanan transportasi seperti MRT, LRT, dan KRL. Hingga November 2025, jumlah merchant yang menerima QRIS Tap telah tumbuh menjadi 1,1 juta 2.

Infrastruktur BI Mendukung Pertumbuhan

Infrastruktur pembayaran Bank Indonesia, khususnya BI-FAST, memainkan peran penting dalam memfasilitasi peningkatan volume transaksi. Pada Oktober 2025, BI-FAST memproses 446,77 juta transaksi senilai Rp1.115,09 triliun, mewakili pertumbuhan 31,96% YoY 1

. Sistem BI-RTGS juga menunjukkan aktivitas signifikan, memproses 0,99 juta transaksi senilai Rp22.524,61 triliun.

Rencana Ekspansi ke Depan

Melihat ke depan, BI berencana memperluas penerimaan QRIS secara internasional. Deputi Gubernur Filianingsih Hendrata mengumumkan rencana untuk mengaktifkan transaksi QRIS di China dan Korea Selatan mulai 2026, dengan negosiasi yang sedang berlangsung 3

. Ekspansi ini merupakan bagian dari strategi BI untuk meningkatkan ekosistem pembayaran lintas batas dan mempromosikan sistem pembayaran digital Indonesia secara global.

Stabilitas Sistem Pembayaran Terjaga

Meskipun terjadi pertumbuhan signifikan dalam transaksi digital, BI melaporkan bahwa stabilitas sistem pembayaran tetap terjaga. Hal ini dikaitkan dengan infrastruktur yang kuat, operasi industri yang andal, dan pasokan uang yang memadai. BI menekankan komitmennya untuk menjaga keamanan dan keandalan infrastruktur pembayaran ritel dan grosir, serta memperkuat praktik manajemen risiko industri.

Sumber

  1. [Bisnis.com](
  2. [Kontan](
  3. [Kontan](
Original Sources

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
15 min
Sources
3 verified

Topics Covered

Digital Payment GrowthQRIS AdoptionFinancial Technology

Key Events

1

Digital Payment Surge

2

QRIS Expansion

3

International QRIS Implementation

Timeline from 3 verified sources