Indonesia's Economic Growth Faces Challenges in Job Creation Amid Creative Sector Boom
Back
Back
6
Impact
4
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 17
Sources2 verified

Pertumbuhan Ekonomi RI Hadapi Tantangan Penciptaan Lapangan Kerja di Tengah Booming Sektor Kreatif

Tim Editorial AnalisaHub·17 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih menghadapi tantangan dalam penciptaan lapangan kerja yang memadai, dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa pertumbuhan 5,4% belum cukup untuk menyerap angkatan kerja baru 1

. Sementara itu, sektor ekonomi kreatif menunjukkan kinerja positif dengan menyerap 27,4 juta pekerja dan berkontribusi 7,28% terhadap PDB nasional di tahun 2024 2.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Realitas Ekonomi Ganda Indonesia: Tantangan Penciptaan Lapangan Kerja di Tengah Pertumbuhan Sektor Kreatif

Pertumbuhan Ekonomi vs Penciptaan Lapangan Kerja

Pertumbuhan ekonomi Indonesia terus menghadapi tantangan signifikan dalam menciptakan lapangan kerja yang memadai. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4% yang diproyeksikan untuk tahun depan kemungkinan belum cukup untuk menyerap angkatan kerja baru, terutama di kalangan muda 1

. Purbaya menyarankan bahwa tingkat pertumbuhan 6,7% akan lebih efektif dalam menciptakan kesempatan kerja yang berarti.

Dampak Positif Ekonomi Kreatif

Berbeda dengan tantangan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan, sektor ekonomi kreatif Indonesia menunjukkan kinerja yang kuat. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi kreatif telah berhasil menyerap 27,4 juta pekerja, mewakili 18,70% dari total penduduk bekerja 2

. Angka ini telah melampaui target nasional sebesar 25,55 juta pekerja yang ditetapkan untuk tahun 2025, menunjukkan peran penting sektor ini dalam penciptaan lapangan kerja.

Sorotan Utama Kinerja Ekonomi Kreatif:

  • Menyerap 27,4 juta pekerja (18,70% dari total pekerja)
  • Berkontribusi 7,28% terhadap PDB nasional di tahun 2024 (Rp 1.611,2 triliun)
  • Mencapai pertumbuhan 6,57%, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,03%
  • Menghasilkan US$ 26,68 miliar nilai ekspor selama Januari-Oktober 2025
  • Lebih dari 50% pekerja berusia di bawah 40 tahun, menjadikannya sumber lapangan kerja vital bagi generasi muda

Kontribusi Sektor dan Prospek Masa Depan

Kinerja ekspor ekonomi kreatif sangat menonjol, dengan total nilai US$ 26,68 miliar selama periode Januari-Oktober 2025, melampaui target nasional sebesar US$ 26,44 miliar 2

. Subsektor fesyen muncul sebagai kontributor terbesar ekspor, diikuti oleh produk kriya. Amerika Serikat tetap menjadi tujuan utama ekspor, diikuti oleh Swiss dan Jepang.

Implikasi Kebijakan

Narasi kontras antara tantangan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan dan keberhasilan sektor ekonomi kreatif menghadirkan peluang dan tantangan bagi para pembuat kebijakan. Sementara kinerja sektor kreatif menawarkan titik terang dalam penciptaan lapangan kerja dan kontribusi ekonomi, ketidakmampuan ekonomi secara keseluruhan untuk menghasilkan lapangan kerja yang cukup pada tingkat pertumbuhan saat ini memerlukan pertimbangan kebijakan lebih lanjut.

Sumber

  1. [Kontan](
  2. [Detik Finance](
Original Sources

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
14 min
Sources
2 verified

Topics Covered

Economic GrowthJob CreationCreative Economy

Key Events

1

Creative Economy Performance Report

2

National Employment Statistics Release

Timeline from 2 verified sources