Prospek Ekonomi Indonesia 2026: Tantangan dan Peluang
Tekanan Inflasi dan Dinamika Moneter
Inflasi Indonesia diproyeksikan mencapai puncaknya pada awal 2026, terutama didorong oleh harga pangan dan faktor musiman terkait Ramadan dan Idulfitri 1. Menurut Myrdal Gunarto, Ekonom Global Markets Maybank Indonesia, lonjakan inflasi akan signifikan selama Januari-April 2026, meskipun tidak setinggi Desember 2025 1. Laju inflasi tahunan mencapai 2,92% pada Desember 2025, didorong oleh faktor musiman akhir tahun dan gangguan pasokan 4.
Neraca Perdagangan dan Tantangan Ekspor
Meskipun mempertahankan surplus perdagangan selama 67 bulan berturut-turut, kinerja ekspor Indonesia menghadapi tantangan di 2026. Surplus perdagangan mencapai US$2,66 miliar pada November 2025, didukung oleh komoditas non-migas 3. Namun, pertumbuhan ekspor diperkirakan akan menghadapi hambatan akibat penerapan bea keluar atas emas dan batubara, serta potensi gangguan ekspor minyak sawit karena banjir di Sumatra 5.
Target Pertumbuhan Ekonomi dan Arah Kebijakan
Pemerintah Indonesia telah menetapkan target ambisius untuk 2026, termasuk pertumbuhan ekonomi 5,4% dan inflasi 2,5% 3. APBN 2026 memproyeksikan pendapatan Rp3.153,58 triliun, dengan Rp2.693,71 triliun berasal dari penerimaan pajak. Industri sawit diproyeksikan tetap kuat dengan produksi mencapai 49 juta ton pada 2026 2.
Tantangan dan Peluang Utama/
- Mengelola tekanan inflasi sambil mempertahankan pertumbuhan ekonomi
- Menyeimbangkan kinerja ekspor dengan kebutuhan konsumsi domestik
- Mempertahankan surplus perdagangan di tengah tantangan eksternal
- Mendukung produksi pertanian untuk menjamin ketahanan pangan
Sumber
- [Kontan - Inflasi 2026](
- [Detik Finance - Produksi Sawit RI](
- [Detik Finance - Prospek Ekonomi 2026](
- [Kontan - Ekonom Perkirakan Inflasi](
- [Kontan - Tekanan Ekspor](