Key insights and market outlook
Perekonomian Indonesia tetap tahan menghadapi tantangan memasuki tahun kedua pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Indikator utama yang mendukung optimisme ini mencakup peningkatan kepercayaan konsumen, PMI manufaktur yang berada di zona ekspansi, dan penguatan pasar keuangan. Pemerintah optimis bahwa kondisi akan semakin membaik pada tahun 2026.
Perekonomian Indonesia Tetap Resilien di Bawah Pemerintahan Prabowo
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa perekonomian Indonesia telah menunjukkan ketahanan yang kuat memasuki tahun kedua pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dalam acara Dialog Tertutup: C-Suite Forum yang merupakan bagian dari Konferensi Kebijakan Luar Negeri Indonesia (CIFP) 2025, Airlangga menyoroti beberapa indikator kunci yang mendukung optimisme pemerintah tentang perekonomian.
Pandangan positif ini didukung oleh beberapa indikator ekonomi kunci:
Pemerintah optimis bahwa pada tahun 2026, kondisi ekonomi akan jauh lebih cerah. Optimisme ini didasarkan pada indikator positif saat ini dan kebijakan ekonomi pemerintah. Airlangga menekankan bahwa meskipun terdapat tekanan ekonomi global, perekonomian Indonesia telah berhasil mempertahankan ketahanannya.
Government Economic Assessment
Economic Resilience Report
2026 Economic Outlook