Indonesia's Electric Vehicle Market Faces Potential Price Hikes as Tax Incentives End
Back
Back
7
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedJan 7
Sources2 verified

Pasar Kendaraan Listrik Indonesia Menghadapi Potensi Kenaikan Harga karena Berakhirnya Insentif Pajak

Tim Editorial AnalisaHub·7 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Dengan berakhirnya insentif pajak untuk kendaraan listrik pada tahun 2026, konsumen Indonesia berpotensi menghadapi kenaikan harga signifikan untuk mobil listrik impor, terutama yang tidak memenuhi persyaratan kandungan lokal. Keputusan pemerintah untuk mengakhiri insentif ini dapat mempengaruhi baik unit impor CBU (Completely Built Up) maupun model rakitan lokal. Meskipun beberapa harga mobil listrik tetap stabil per Januari 2026, pengamat industri memperingatkan potensi penyesuaian harga di bulan-bulan mendatang.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Pasar Kendaraan Listrik Indonesia di Ambang Penyesuaian Harga

Berakhirnya Insentif Pajak Pengaruhi Harga Kendaraan Listrik

Pasar kendaraan listrik (electric vehicle/EV) Indonesia bersiap menghadapi potensi kenaikan harga pada tahun 2026 karena berakhirnya insentif pajak untuk mobil listrik impor 2

. Keputusan pemerintah ini, yang bertujuan mendorong produksi lokal, dapat berdampak signifikan pada strategi harga baik unit impor CBU maupun model rakitan lokal. Hingga Januari 2026, beberapa harga mobil listrik tetap stabil, namun pelaku industri memperingatkan adanya penyesuaian harga di masa mendatang.

Kebijakan Pemerintah dan Persyaratan Kandungan Lokal

Berakhirnya insentif pajak terutama berdampak pada kendaraan listrik impor CBU yang tidak memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) atau persyaratan kandungan lokal. Kendaraan yang memenuhi kriteria ini terlindung dari kenaikan harga langsung, namun analis memperingatkan bahwa bahkan model rakitan lokal dapat mengalami kenaikan harga hingga puluhan juta rupiah. Kebijakan pemerintah ini bertujuan mendorong produksi lokal sambil menjaga daya saing pasar EV.

Stabilitas Tarif Listrik Memberikan Kelegaan

Dalam perkembangan terkait, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memastikan bahwa tarif listrik akan tetap stabil di awal tahun 2026, memberikan kepastian bagi pemilik dan calon pembeli EV 1

. Keputusan ini menjadi kabar baik bagi industri EV karena biaya listrik yang stabil akan membantu menjaga keunggulan biaya kendaraan listrik dibandingkan dengan kendaraan berbahan bakar fosil.

Implikasi Pasar dan Respons Konsumen

Penyesuaian harga yang akan datang dapat memiliki implikasi signifikan terhadap tingkat adopsi EV di Indonesia. Meskipun kenaikan harga awal mungkin memperlambat pertumbuhan penjualan EV yang cepat, pertumbuhan industri jangka panjang tetap diharapkan berlanjut karena regulasi lingkungan dan dukungan pemerintah untuk teknologi ramah lingkungan. Konsumen kemungkinan akan mempercepat pembelian sebelum harga naik, berpotensi menyebabkan lonjakan penjualan jangka pendek.

Sumber

  1. [Kontan - Stabilitas Tarif Listrik](
  2. [Kontan - Potensi Kenaikan Harga Mobil Listrik](
Original Sources

Story Info

Published
1 week ago
Read Time
12 min
Sources
2 verified

Topics Covered

Electric Vehicle PolicyAutomotive IndustryEnergy Pricing

Key Events

1

Electric Vehicle Tax Incentive Expiration

2

Electricity Tariff Stability Announcement

Timeline from 2 verified sources