Key insights and market outlook
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menerima arahan dari Presiden Prabowo Subianto untuk fokus pada inisiatif strategis di sektor energi tahun 2026. Area kunci yang menjadi fokus meliputi peningkatan lifting migas, peningkatan penerimaan negara bukan pajak (PNBP), dan percepatan hilirisasi. Bahlil menekankan pentingnya implementasi arahan tersebut secara efektif, dengan menyoroti kebutuhan akan roadmap komprehensif untuk pengembangan bioetanol pada 2028.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menggelar rapat dengan pejabat senior untuk menyampaikan arahan penting dari Presiden Prabowo Subianto mengenai agenda strategis sektor energi untuk tahun 2026. Rapat yang diadakan pada 14 Januari 2026 ini menekankan komitmen pemerintah untuk merevitalisasi sektor energi melalui peningkatan lifting migas, peningkatan penerimaan negara bukan pajak (PNBP), dan percepatan hilirisasi.
Bahlil menekankan pentingnya menerjemahkan arahan Presiden Prabowo ke dalam rencana aksi yang konkret. Untuk itu, kementerian sedang menyusun roadmap rinci untuk pengembangan bioetanol, yang diharapkan rampung dalam waktu dekat. Roadmap ini akan menguraikan langkah-langkah dan milestone yang diperlukan untuk mencapai target pemerintah di bidang ini.
Fokus pemerintah pada inisiatif strategis ini mencerminkan komitmennya untuk menjadikan sektor energi sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi dan pembangunan. Dengan memprioritaskan area kunci seperti produksi migas, penerimaan negara bukan pajak, dan kegiatan hilir, Indonesia berupaya memperkuat ketahanan energi dan meningkatkan daya saing globalnya.
Peningkatan Lifting Migas
Peningkatan PNBP
Pengembangan Bioetanol