Key insights and market outlook
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia berkomitmen untuk mencapai target produksi minyak 2025 sebesar 605.000 barel per hari. Bahlil menekankan dedikasinya untuk memenuhi target yang ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto dan tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dia mengungkapkan bahwa dia secara pribadi berdoa setiap malam untuk keberhasilan target ini, menunjukkan komitmen kuatnya dalam menjalankan tugasnya sebagai pejabat pemerintah.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk mencapai target produksi minyak 2025 sebesar 605.000 barel per hari. Dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI, Bahlil menekankan bahwa memenuhi target ini adalah prioritas utamanya, sebagaimana diamanatkan oleh Presiden Prabowo Subianto dan tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dalam sebuah pernyataan yang patut dicatat, Bahlil mengungkapkan bahwa dia secara pribadi membaca doa setiap malam untuk keberhasilan pencapaian target produksi minyak. "Saya jujur mengatakan bahwa ketika tidur malam, saya membaca doa tidur, dan akhirnya berdoa untuk lifting (produksi minyak). Karena bagi saya, KPI saya yang dipegang oleh Bapak Presiden adalah apa yang ditargetkan dalam APBN, dalam undang-undang APBN," jelas Bahlil dalam rapat tersebut. Komitmen pribadi ini menggarisbawahi keseriusan pemerintah dalam menghadapi tantangan produksi energi negara.
Bahlil juga menjelaskan pendekatannya dalam mengelola tugas-tugas terkait energi, dengan menyatakan, "Saya tidak mau pusing. Menteri itu pejabat negara pembantu Presiden. Bos kita cuma Presiden. Jadi bekerja sesuai dengan apa yang diperintahkan, bukan apa yang orang lain pikirkan. Kalau pikirannya bagus, kita rangkul. Tapi kalau tidak bagus, ya sorry ye." Pernyataan ini mencerminkan fokus pemerintah untuk menjalankan arahan presiden sambil tetap terbuka terhadap masukan yang konstruktif.
Komitmen untuk mencapai target produksi minyak 2025 datang pada saat kritis bagi sektor energi Indonesia. Kesuksesan dalam memenuhi target ini tidak hanya akan meningkatkan produksi minyak negara tetapi juga menandakan arah positif bagi kebijakan energi pemerintah. Keterlibatan dan dedikasi pribadi menteri energi menyoroti pentingnya target ini bagi pemerintahan saat ini.
2025 Oil Production Target Commitment
Government Energy Policy Direction