Indonesia's Energy Minister Reveals Low Budget Absorption Rate Despite Additional Funding
Back
Back
5
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 6
Sources1 verified

Menteri ESDM Ungkap Tingkat Serapan Anggaran Rendah Meski Ada Tambahan Dana

Tim Editorial AnalisaHub·6 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan bahwa tingkat serapan anggaran kementeriannya hanya mencapai 31,12% per 10 November 2025, meskipun telah menerima tambahan dana. Total anggaran yang tersedia mencapai Rp 14,10 triliun, dengan pagu awal sebesar Rp 8,4 triliun ditambah alokasi tambahan. Bahlil optimis bahwa tingkat serapan akhir dapat mencapai 94% pada akhir tahun jika tren saat ini berlanjut.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Sektor Energi Indonesia Menghadapi Tantangan Serapan Anggaran

Tingkat Serapan Rendah Meski Ada Tambahan Dana

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia menghadapi tantangan dalam serapan anggaran, dengan hanya 31,12% dari total anggaran Rp 14,10 triliun yang terpakai per 10 November 2025. Menteri Bahlil Lahadalia melaporkan hal ini dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI, menyoroti kesenjangan antara dana yang dialokasikan dan pengeluaran aktual.

Rincian Anggaran dan Proyeksi Revisi

Alokasi anggaran awal kementerian adalah Rp 8,4 triliun, di mana sekitar Rp 696,88 miliar dikembalikan karena efisiensi, sehingga anggaran efektif menjadi Rp 7,84 triliun. Berdasarkan angka yang disesuaikan ini, tingkat serapan mencapai 65%. Bahlil optimis bahwa kementerian dapat mencapai tingkat serapan 94% pada akhir tahun, dengan asumsi tren pengeluaran saat ini berlanjut.

Implikasi untuk Proyek Sektor Energi

Tingkat serapan saat ini menimbulkan kekhawatiran tentang kapasitas implementasi berbagai proyek energi di bawah kementerian. Meskipun ada tantangan, kementerian telah menerima tambahan pendanaan di luar alokasi awal, sehingga total anggaran menjadi Rp 14,10 triliun. Perbedaan signifikan antara anggaran awal dan total menunjukkan sifat dinamis pengelolaan anggaran di sektor energi.

Respons Strategis Pemerintah

Keyakinan Bahlil untuk mencapai tingkat serapan 94% menunjukkan adanya upaya proaktif untuk mempercepat implementasi proyek. Kemampuan kementerian untuk memanfaatkan dana yang dialokasikan secara efektif akan sangat penting untuk mencapai target sektor energi dan menjaga momentum pembangunan infrastruktur.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
9 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Energy Sector BudgetGovernment SpendingInfrastructure Development

Key Events

1

Budget Absorption Update

2

Energy Sector Funding Allocation

Timeline from 1 verified sources