Key insights and market outlook
Kementerian Keuangan Indonesia melaporkan bahwa pembayaran subsidi dan kompensasi energi mencapai Rp345,1 triliun pada akhir November 2025, mewakili 72,6% dari alokasi anggaran negara 2025. Subsidi mencakup berbagai sumber energi termasuk BBM, LPG, listrik, dan pupuk. Penyaluran subsidi BBM mencapai 80,4% dari target 19 juta kiloliter untuk 2025, dengan realisasi 15,6 juta kiloliter.
Kementerian Keuangan Indonesia mengungkapkan bahwa pemerintah telah menghabiskan Rp345,1 triliun untuk subsidi dan kompensasi energi hingga akhir November 2025. Belanja ini mencakup 72,6% dari total alokasi dalam anggaran negara 2025. Subsidi energi mencakup berbagai komoditas penting termasuk BBM, LPG 3 kilogram, listrik bersubsidi, dan pupuk.
Untuk subsidi BBM, pemerintah menetapkan target penyaluran sebesar 19 juta kiloliter pada 2025. Hingga akhir November, realisasi penyaluran telah mencapai 15,6 juta kiloliter, atau 80,4% dari target tahunan. Hal ini menunjukkan tingginya konsumsi BBM di Indonesia, sehingga memerlukan alokasi subsidi yang signifikan.
Belanja subsidi energi yang besar menunjukkan upaya pemerintah dalam menjaga keterjangkauan energi bagi masyarakat. Namun, hal ini juga menunjukkan beban signifikan yang ditanggung anggaran negara. Kementerian Keuangan terus memantau situasi ini untuk memastikan program subsidi energi dikelola efektif sepanjang tahun.
Energy Subsidy Payment
State Budget Realization