Indonesia's Energy Supply Remains Stable During Nataru Period Despite Regional Disruptions
Back
Back
2
Impact
3
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedJan 6
Sources2 verified

Pasokan Energi Indonesia Tetap Stabil Selama Periode Nataru Meski Ada Gangguan Regional

Tim Editorial AnalisaHub·6 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Indonesia berhasil menjaga stabilitas pasokan energi selama periode Nataru 2025/2026, dengan rata-rata ketahanan stok BBM nasional mencapai 21 hari. Meski terjadi banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, distribusi energi tetap berjalan lancar berkat koordinasi efektif antara lembaga pemerintah dan BUMN seperti Pertamina. Konsumsi BBM menunjukkan tren beragam: gasoline naik 0,9%, avtur meningkat 5,5%, sementara gasoil dan kerosin turun masing-masing 3,4% dan 6,2%. Distribusi LPG juga tetap aman dengan ketersediaan stok 10-16 hari.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Pasokan Energi Nasional Tetap Stabil Selama Periode Nataru

Distribusi Energi Terjaga Melalui Upaya Koordinasi

Indonesia berhasil menjaga stabilitas pasokan energi selama periode Nataru 2025/2026 meskipun terjadi gangguan regional akibat banjir di beberapa provinsi. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan bahwa ketahanan stok BBM nasional rata-rata mencapai 21 hari, dengan rentang antara 16-35 hari 1

.

Tren Konsumsi BBM Selama Liburan

Konsumsi BBM menunjukkan tren yang beragam selama periode Nataru. Menurut Erika Retnowati, Ketua Posko Nasional Satgas Nataru Sektor ESDM, konsumsi gasoline meningkat 0,9% sementara avtur naik 5,5% dibandingkan periode normal. Sebaliknya, konsumsi gasoil dan kerosin menurun masing-masing 3,4% dan 6,2% 1

2.

Distribusi LPG dan Dampak Regional

Distribusi LPG tetap aman dengan ketersediaan stok antara 10-16 hari, rata-rata 12,8 hari. Konsumsi LPG mengalami peningkatan signifikan sebesar 10,6% selama periode tersebut. Distribusi didukung oleh 40 terminal LPG, 736 SPBE, dan 6.634 agen LPG di seluruh negeri 1

.

Respons terhadap Gangguan Regional

Sektor energi menunjukkan resiliensi dalam menghadapi gangguan regional akibat banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hingga akhir periode Nataru, 100% SPBU di Sumatera Utara dan Sumatera Barat beroperasi normal, sementara 97% beroperasi di Aceh (151 dari 156 SPBU). Pertamina terus memastikan distribusi BBM optimal melalui berbagai jalur 1

.

Respons Industri dan Kesiapsiagaan Masa Depan

Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina, Jaffee Arizon Suardin, menekankan komitmen perusahaan untuk menjaga ketahanan stok energi, terutama di wilayah terdampak bencana. Perusahaan telah menyiagakan sumber daya dan menjaga kesiapan untuk memenuhi permintaan meningkat selama liburan 1

.

Kesimpulan

Keberhasilan menjaga pasokan energi selama periode Nataru menunjukkan efektivitas koordinasi antara lembaga pemerintah dan BUMN. Kesiapsiagaan dan respons sektor energi terhadap fluktuasi permintaan normal dan gangguan regional menunjukkan peningkatan resiliensi energi Indonesia.

Sumber

  1. [Detik Finance - Stok BBM Nasional Bertahan 21 Hari](
  2. [Detik Finance - Konsumsi BBM Naik Saat Nataru](
Original Sources

Story Info

Published
1 week ago
Read Time
14 min
Sources
2 verified

Topics Covered

Energy Supply ChainFuel DistributionNataru Energy Management

Key Events

1

Nataru Energy Distribution

2

Fuel Consumption Trends

3

LPG Stock Management

Timeline from 2 verified sources