Key insights and market outlook
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta PT Freeport Indonesia (PTFI) melakukan negosiasi business-to-business dengan PT Amman Mineral Tbk untuk membeli konsentrat tembaga. Langkah ini bertujuan mendukung operasional Amman Mineral sambil membantu Freeport menjaga kapasitas smelternya. Permintaan ini muncul setelah adanya masalah pada tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) Freeport yang tidak beroperasi sejak September 2025.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia, Bahlil Lahadalia, telah memfasilitasi diskusi antara PT Freeport Indonesia (PTFI) dan PT Amman Mineral Tbk terkait potensi pembelian konsentrat tembaga. Menteri bertemu dengan Direktur Utama PTFI, Tony Wenas, dan memintanya untuk melakukan negosiasi B2B dengan Amman Mineral untuk memasok konsentrat ke smelter Freeport.
Perkembangan ini muncul ketika tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) Freeport tidak beroperasi sejak September 2025. Smelter yang saat ini menghadapi kesulitan teknis dan dalam kondisi 'kahar', tidak dapat beroperasi dengan kapasitas penuh. Bahlil menekankan bahwa pemerintah akan bertindak sebagai regulator sementara negosiasi pembelian material dilakukan berdasarkan business-to-business.
Transaksi yang diusulkan antara dua perusahaan pertambangan besar di Indonesia ini dapat memiliki implikasi signifikan bagi industri pertambangan negara. Ini menunjukkan pendekatan proaktif pemerintah dalam mendukung operasional pertambangan dan menjaga utilisasi smelter. Kesepakatan ini dapat memberikan manfaat bersama dengan memastikan pasokan konsentrat tembaga yang stabil bagi Freeport sambil mendukung operasional Amman Mineral.
Copper Concentrate Purchase Negotiation
Mining Operational Support Initiative