Key insights and market outlook
Meskipun nilai ekspor Indonesia tumbuh sebesar 8,14% secara tahunan hingga September 2025, premi asuransi kargo laut tetap relatif stabil pada Rp2,77 triliun di Kuartal II 2025, mirip dengan Rp2,78 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mengaitkan hal ini dengan tarif kompetitif yang tinggi, praktik asuransi mandiri di kalangan eksportir, dan pengiriman internasional yang menggunakan polis asing. AAUI memprediksikan stabilitas hingga akhir 2025 dengan potensi pertumbuhan pada tahun 2026-2027 yang didorong oleh pemulihan perdagangan global dan peningkatan aktivitas ekspor.
Nilai ekspor Indonesia tumbuh sebesar 8,14% tahun-ke-tahun hingga September 2025, mencapai US$209,80 miliar, menurut Badan Pusat Statistik (BPS). Namun, pertumbuhan ini tidak tertranslate ke dalam peningkatan premi asuransi kargo laut. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) melaporkan bahwa premi kargo laut relatif stabil pada Rp2,77 triliun di kuartal II 2025, dibandingkan dengan Rp2,78 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Ketua AAUI Budi Herawan mengidentifikasi beberapa faktor yang berkontribusi pada perbedaan ini: tarif kompetitif yang tinggi, praktik asuransi mandiri di kalangan beberapa eksportir, dan pengiriman internasional yang masih menggunakan polis dari luar negeri. Faktor-faktor ini telah membatasi pertumbuhan premi asuransi kargo laut meskipun nilai ekspor secara keseluruhan meningkat.
Meskipun tantangan saat ini, AAUI mengharapkan premi asuransi kargo laut meningkat di kuartal III 2025, mengikuti tren kenaikan nilai ekspor nasional. Untuk mencapai pertumbuhan ini, AAUI menyarankan agar perusahaan asuransi memperkuat kemitraan dengan eksportir, perusahaan pengiriman, dan pengirim barang. Selain itu, pemanfaatan sistem asuransi digital dapat mempercepat penerbitan polis dan proses klaim.
Sektor asuransi kargo laut menghadapi beberapa tantangan, termasuk persaingan tarif yang ketat di pasar internasional, adopsi kontrak CIF/FOB yang sering menempatkan asuransi di luar negeri, dan fluktuasi biaya logistik dan rute pengiriman global. Selain itu, ada kebutuhan untuk meningkatkan kesadaran di kalangan eksportir kecil tentang pentingnya asuransi kargo melalui literasi dan sosialisasi yang lebih luas.
AAUI tetap optimis tentang masa depan, memprediksi bahwa kinerja kargo laut akan tetap stabil hingga akhir 2025 dan berpotensi tumbuh di 2026-2027. Pertumbuhan ini diharapkan didorong oleh pemulihan perdagangan global dan peningkatan aktivitas ekspor produk hilir mineral dan komoditas manufaktur. Dukungan pemerintah di sektor logistik dan pengiriman juga dipandang sebagai faktor positif yang dapat berkontribusi pada pertumbuhan premi kargo laut di tahun-tahun mendatang.
Export Growth Rate at 8.14%
Marine Cargo Insurance Premium Stability
Projected Growth in Marine Cargo Insurance