Indonesia's Finance Minister Orders Audit on Import Under-Invoicing Practices
Back
Back
6
Impact
7
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 6
Sources1 verified

Menkeu RI Perintahkan Audit Praktik Under-Invoicing Impor

Tim Editorial AnalisaHub·6 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, memerintahkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk mengaudit perusahaan yang diduga melakukan praktik under-invoicing barang impor. Langkah ini menyusul penemuan kontainer berisi barang impor dengan nilai yang tidak sesuai di Kantor Bea Cukai Tanjung Perak, Surabaya. Praktik ini berpotensi menyebabkan kerugian pendapatan pajak bagi pemerintah. Menteri Keuangan memerintahkan pejabat bea cukai untuk menagih pajak yang seharusnya dibayar oleh perusahaan yang terbukti melakukan under-invoicing sebelum melakukan audit lebih lanjut terhadap aktivitas impor-ekspor mereka.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Pemerintah Indonesia Mengambil Tindakan Terhadap Praktik Under-Invoicing Impor

Penemuan Barang Impor dengan Nilai yang Tidak Sesuai

Kementerian Keuangan Indonesia telah mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan yang diduga melakukan praktik under-invoicing barang impor. Langkah ini diambil setelah penemuan kontainer berisi barang impor dengan nilai yang tidak sesuai di Kantor Bea Cukai Tanjung Perak, Surabaya. Temuan ini mendorong Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk memerintahkan investigasi terhadap kasus tersebut.

Arahan Menteri Keuangan kepada Bea Cukai

Purbaya telah memerintahkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk mengunjungi perusahaan yang diduga melakukan under-invoicing dan menagih pajak yang seharusnya dibayar. Menteri Keuangan menekankan bahwa perusahaan harus menyatakan nilai impor yang benar dan membayar pajak yang sesuai sebelum audit lebih lanjut dilakukan terhadap aktivitas impor-ekspor mereka. Arahan ini bertujuan untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan pajak dan mencegah kerugian pendapatan akibat praktik penipuan.

Implikasi bagi Bisnis dan Pengumpulan Pendapatan

Tindakan pemerintah ini diperkirakan akan memiliki implikasi signifikan bagi bisnis yang terlibat dalam aktivitas impor. Perusahaan yang terbukti melakukan under-invoicing tidak hanya akan menghadapi tagihan pajak tetapi juga dapat dikenakan sanksi dan pengawasan lebih ketat terhadap operasi impor-ekspor mereka. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kepatuhan pajak dan meningkatkan pengumpulan pendapatan.

Pengawasan yang Lebih Ketat terhadap Praktik Impor

Penemuan barang impor dengan nilai yang tidak sesuai di Tanjung Perak menyoroti perlunya pemantauan yang lebih ketat terhadap praktik impor. Tindakan Kementerian Keuangan ini menandakan sikap yang lebih tegas terhadap penghindaran pajak dan under-invoicing, yang dapat mengarah pada lingkungan bisnis yang lebih transparan dan patuh di Indonesia.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
9 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Tax ComplianceImport RegulationCustoms Investigation

Key Events

1

Customs Investigation Initiated

2

Tax Compliance Crackdown

3

Import Under-Invoicing Discovery

Timeline from 1 verified sources