Key insights and market outlook
Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, meluncurkan kampanye unik untuk mendorong pembayaran pajak tepat waktu dengan mengirimkan 'surat cinta' atau SP2DK (Surat Permintaan Penjelasan atas Data dan/atau Keterangan) kepada wajib pajak tunggakan. Inisiatif ini bertujuan untuk mendorong ratusan pengusaha yang belum memenuhi kewajiban pajak mereka. Kementerian juga melakukan kunjungan langsung ke wajib pajak non-komplian untuk memastikan kepatuhan.
Dalam upaya meningkatkan kepatuhan pajak, Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa kementeriannya telah mengirimkan 'surat cinta' atau surat permintaan penjelasan formal (SP2DK) kepada pengusaha yang gagal membayar pajak tepat waktu. Langkah ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk mencapai target penerimaan pajak hingga akhir 2025. Surat-surat tersebut dimaksudkan untuk mendorong pembayaran tepat waktu dari wajib pajak tunggakan dan berfungsi sebagai pengingat lembut atas kewajiban pajak mereka.
Selain kampanye surat, kementerian juga mengambil pendekatan yang lebih personal dengan melakukan kunjungan langsung ke wajib pajak non-komplian. Strategi komprehensif ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memaksimalkan penerimaan pajak melalui upaya persuasif dan interaksi langsung. Menteri Keuangan menekankan bahwa semua upaya diarahkan untuk memastikan kepatuhan wajib pajak terhadap peraturan yang ada.
Inisiatif ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menangani masalah kepatuhan pajak dan meningkatkan pengumpulan pendapatan. Dengan menggunakan diplomasi lunak melalui 'surat cinta' dan langkah-langkah yang lebih tegas seperti kunjungan langsung, kementerian bertujuan untuk meningkatkan penerimaan pajak secara signifikan. Pendekatan ini sangat penting karena pemerintah berjuang untuk mencapai target penerimaan pajak yang ambisius untuk tahun 2025.
Tax Compliance Drive Initiated
Direct Visits to Delinquent Taxpayers