Indonesia's Fintech Lending and Banking Sector Show Mixed Growth Trends
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedJan 9
Sources7 verified

Pertumbuhan Pinjaman Fintech dan Sektor Perbankan Indonesia Tunjukkan Tren yang Bervariasi

Tim Editorial AnalisaHub·9 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Industri pinjaman fintech Indonesia mencatat pertumbuhan 25,45% year-on-year dalam outstanding pinjaman, mencapai Rp 94,85 triliun pada November 2025 1

6. Sementara itu, sektor perbankan mencatat pertumbuhan kredit sebesar 7,74% menjadi Rp 8.315 triliun, dengan kredit investasi tumbuh 17,98% 4. Rasio NPL pinjaman fintech meningkat menjadi 4,33%, sementara bank-bank mempertahankan rasio NPL relatif stabil di 2,21% 24.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Tren Keuangan Indonesia Menunjukkan Perpaduan Pertumbuhan

Pinjaman Fintech Terus Tumbuh Kuat

Industri pinjaman fintech Indonesia mempertahankan trajektori pertumbuhan kuat, dengan outstanding pinjaman mencapai Rp 94,85 triliun pada November 2025, atau meningkat 25,45% year-on-year 1

6. Pertumbuhan ini disertai dengan kenaikan rasio kredit macet menjadi 4,33% dari 2,52% pada November 2024 2. Pertumbuhan signifikan dalam pinjaman fintech menyoroti pentingnya sektor ini dalam lanskap keuangan Indonesia.

Pertumbuhan Kredit Perbankan Menguat

Sektor perbankan menunjukkan tren positif, dengan total penyaluran kredit mencapai Rp 8.315 triliun pada November 2025, atau tumbuh 7,74% year-on-year 4

. Kredit investasi memimpin pertumbuhan ini dengan kenaikan 17,98%, diikuti kredit konsumsi 6,67%, sementara kredit modal kerja tumbuh 2,04% 4. Dana pihak ketiga (DPK) juga menunjukkan pertumbuhan kuat, meningkat 12,03% menjadi Rp 9.899 triliun.

Kualitas Aset dan Manajemen Risiko

Rasio NPL perbankan relatif stabil di 2,21% gross dan 0,86% net, menunjukkan manajemen risiko yang efektif 4

. Sebaliknya, sektor pinjaman fintech mengalami peningkatan risiko kredit signifikan, dengan rasio TWP90 naik menjadi 4,33% 3. Rasio Loan at Risk (LaR) perbankan menurun menjadi 9,22%, mengindikasikan kualitas kredit yang membaik 4.

Permintaan Kredit Korporasi dan Intermediasi Perbankan

Permintaan kredit korporasi tetap kuat, didorong kebutuhan manajemen arus kas, restrukturisasi bisnis, dan rencana ekspansi 3

. Bank-bank besar seperti Bank Mandiri (BMRI) dan Bank Central Asia (BBCA) melaporkan pertumbuhan kredit korporasi signifikan sebesar 12% dan 10,4% 3. Tren ini menggarisbawahi peran penting sektor perbankan dalam mendukung aktivitas korporasi dan pertumbuhan ekonomi.

Sumber

\1. [Detik Finance]( 2. [Kontan - Kredit Macet Fintech]( 3. [Bisnis.com - Kredit Korporasi]( 4. [Bisnis.com - OJK Credit Growth]( 5. [Kontan - Multifinance]( 6. [Kontan - Fintech Lending Growth](

Original Sources

Story Info

Published
1 week ago
Read Time
15 min
Sources
7 verified

Topics Covered

Fintech LendingBanking Credit GrowthFinancial Risk Management

Key Events

1

Fintech Lending Growth

2

Banking Credit Expansion

3

NPL Ratio Increase

Timeline from 7 verified sources