Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia telah berhasil menerbitkan Sukuk Global senilai US$ 2 miliar, terdiri dari US$ 1,1 miliar obligasi 5 tahun dan US$ 900 juta obligasi 10 tahun. Penerbitan ini mendapat respons positif dari investor, dengan total pesanan mencapai US$ 5,8 miliar, atau 2,9 kali dari jumlah yang ditawarkan. Imbal hasil ditetapkan sebesar 4,5% untuk tenor 5 tahun dan 5% untuk tenor 10 tahun, menjadikan Sukuk Indonesia menarik bagi investor.
Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Keuangan, telah berhasil menyelesaikan penerbitan Sukuk Global senilai US$ 2 miliar. Penerbitan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mengakses pasar modal internasional dan diversifikasi sumber pendanaan. Sukuk dibagi menjadi dua tranche: US$ 1,1 miliar dengan tenor 5 tahun jatuh tempo 2030, dan US$ 900 juta dengan tenor 10 tahun jatuh tempo 2035.
Penerbitan ini mendapat respons luar biasa dari investor, dengan total pesanan mencapai US$ 5,8 miliar, atau 2,9 kali jumlah yang diterbitkan. Setelah Final Pricing Guidance, pesanan tetap kuat di atas US$ 3,9 miliar. Imbal hasil ditetapkan sebesar 4,5% untuk Sukuk 5 tahun dan 5% untuk Sukuk 10 tahun. Menurut Suminto, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, permintaan yang kuat ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia dan kredibilitas pemerintah.
Penerbitan Sukuk Global ini merupakan transaksi ketujuh oleh pemerintah Indonesia pada tahun 2025, menunjukkan minat investor yang terus berlanjut terhadap surat utang Indonesia. Obligasi akan diselesaikan pada 1 Desember 2025 dan akan terdaftar di Singapore Exchange dan NASDAQ Dubai. Penerbitan ini telah diperingkat Baa2 oleh Moody's, BBB oleh S&P Global Ratings, dan BBB oleh Fitch Ratings. Bank-bank internasional besar seperti Dubai Islamic Bank, Goldman Sachs, J.P. Morgan, KFH Capital, dan Standard Chartered Bank bertindak sebagai Joint Lead Managers dan Bookrunners.
Penerbitan yang berhasil ini menunjukkan kemampuan Indonesia mengakses pasar internasional secara efektif, bahkan di tengah lingkungan global yang menantang. Permintaan yang kuat menunjukkan kepercayaan investor pada pengelolaan ekonomi dan prospek pertumbuhan negara. Transaksi ini juga menandai komitmen pemerintah untuk diversifikasi basis investor dan sumber pendanaan melalui instrumen keuangan inovatif seperti Sukuk.
Global Sukuk Issuance
Successful Bond Sale
Strong Investor Demand