Key insights and market outlook
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memprediksi bahwa yield surat berharga negara (SBN) akan turun di 2026 meskipun terdapat peningkatan penerbitan SBN. Proyeksi penerbitan SBN di 2026 mencapai Rp 1.585 triliun, didorong oleh defisit APBN yang melebar dan utang jatuh tempo yang meningkat. Kepala Ekonom Pefindo Suhindarto meyakini permintaan domestik akan tetap kuat untuk menyerap peningkatan pasokan, sehingga yield tetap turun.
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memproyeksikan bahwa yield obligasi pemerintah Indonesia akan menurun di 2026 meskipun ada peningkatan penerbitan obligasi. Kepala Ekonom Pefindo, Suhindarto, menyatakan bahwa pemerintah berencana menerbitkan obligasi senilai Rp 1.585 triliun di 2026, yang mencakup penerbitan baru sebesar Rp 749,19 triliun dan utang jatuh tempo sebesar Rp 836,2 triliun. Ini merupakan peningkatan signifikan dari target 2025 sebesar Rp 1.342 triliun.
Dua faktor utama mendorong peningkatan penerbitan obligasi pemerintah. Pertama, defisit anggaran yang melebar membutuhkan pendanaan tambahan. Kedua, terdapat jumlah utang jatuh tempo yang lebih tinggi di 2026 dibandingkan 2025. Meskipun faktor-faktor ini berpotensi meningkatkan pasokan, Suhindarto tetap optimis bahwa permintaan domestik akan tetap kuat untuk menyerap peningkatan penerbitan tanpa menyebabkan yield naik signifikan.
Prediksi penurunan yield didasarkan pada asumsi bahwa investor domestik akan tetap menjadi pembeli utama obligasi pemerintah Indonesia. Permintaan domestik ini dipandang sebagai penyangga penting yang akan mencegah yield naik meskipun pasokan meningkat. Suhindarto mencatat bahwa selama permintaan domestik tetap kuat, yield akan terus menurun.
Penurunan yield obligasi pemerintah yang diprediksi di 2026, meskipun ada peningkatan penerbitan, mencerminkan keyakinan Pefindo pada basis investor domestik Indonesia. Kemampuan pemerintah untuk mengelola utangnya melalui pembiayaan domestik akan sangat penting dalam menjaga stabilitas pasar dan mengendalikan biaya pinjaman.
Increased Government Bond Issuance in 2026
Projected Decline in Bond Yields