Indonesia's Government Bond Yield Expected to Decline in 2026 Amid Increased Issuance
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 21
Sources1 verified

Yield SBN Diprediksi Turun di 2026 di Tengah Peningkatan Penerbitan

Tim Editorial AnalisaHub·21 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memprediksi bahwa yield surat berharga negara (SBN) akan turun di 2026 meskipun terdapat peningkatan penerbitan SBN. Proyeksi penerbitan SBN di 2026 mencapai Rp 1.585 triliun, didorong oleh defisit APBN yang melebar dan utang jatuh tempo yang meningkat. Kepala Ekonom Pefindo Suhindarto meyakini permintaan domestik akan tetap kuat untuk menyerap peningkatan pasokan, sehingga yield tetap turun.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Prospek Pasar Obligasi Pemerintah Indonesia 2026

Peningkatan Penerbitan dan Ekspektasi Yield

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memproyeksikan bahwa yield obligasi pemerintah Indonesia akan menurun di 2026 meskipun ada peningkatan penerbitan obligasi. Kepala Ekonom Pefindo, Suhindarto, menyatakan bahwa pemerintah berencana menerbitkan obligasi senilai Rp 1.585 triliun di 2026, yang mencakup penerbitan baru sebesar Rp 749,19 triliun dan utang jatuh tempo sebesar Rp 836,2 triliun. Ini merupakan peningkatan signifikan dari target 2025 sebesar Rp 1.342 triliun.

Faktor Pendorong Peningkatan Penerbitan

Dua faktor utama mendorong peningkatan penerbitan obligasi pemerintah. Pertama, defisit anggaran yang melebar membutuhkan pendanaan tambahan. Kedua, terdapat jumlah utang jatuh tempo yang lebih tinggi di 2026 dibandingkan 2025. Meskipun faktor-faktor ini berpotensi meningkatkan pasokan, Suhindarto tetap optimis bahwa permintaan domestik akan tetap kuat untuk menyerap peningkatan penerbitan tanpa menyebabkan yield naik signifikan.

Implikasi Pasar

Prediksi penurunan yield didasarkan pada asumsi bahwa investor domestik akan tetap menjadi pembeli utama obligasi pemerintah Indonesia. Permintaan domestik ini dipandang sebagai penyangga penting yang akan mencegah yield naik meskipun pasokan meningkat. Suhindarto mencatat bahwa selama permintaan domestik tetap kuat, yield akan terus menurun.

Kesimpulan

Penurunan yield obligasi pemerintah yang diprediksi di 2026, meskipun ada peningkatan penerbitan, mencerminkan keyakinan Pefindo pada basis investor domestik Indonesia. Kemampuan pemerintah untuk mengelola utangnya melalui pembiayaan domestik akan sangat penting dalam menjaga stabilitas pasar dan mengendalikan biaya pinjaman.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
3 weeks ago
Read Time
10 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Government Bond MarketDebt IssuanceFinancial Projections

Key Events

1

Increased Government Bond Issuance in 2026

2

Projected Decline in Bond Yields

Timeline from 1 verified sources