Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia telah mengungkapkan bahwa proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) membutuhkan anggaran total Rp48,80 triliun untuk periode 2025-2028. Rinciannya termasuk Rp14,40 triliun untuk tahun 2025 dan Rp17,08 triliun direncanakan untuk tahun 2026. Alokasi anggaran ini telah disetujui oleh Kementerian Keuangan dan Kementerian Sekretaris Negara.
Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) yang ambisius oleh pemerintah Indonesia telah mengungkapkan kebutuhan anggaran total sebesar Rp48,80 triliun untuk periode 2025 hingga 2028. Investasi signifikan ini menunjukkan komitmen negara dalam mengembangkan infrastruktur ibu kota barunya.
Alokasi anggaran untuk proyek IKN didistribusikan sebagai berikut:
Anggaran 2026 sebesar Rp17,08 triliun telah mendapatkan persetujuan dari kementerian pemerintah kunci, termasuk Kementerian Keuangan dan Kementerian Sekretaris Negara. Alokasi ini dibagi lebih lanjut menjadi:
Proyek IKN diawasi oleh Otorita IKN, yang dipimpin oleh Basuki Hadimuljono. Rincian anggaran terperinci diungkapkan selama sesi Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II, seperti yang dilaporkan oleh berbagai outlet berita.
Investasi besar-besaran dalam proyek IKN diharapkan memiliki implikasi ekonomi signifikan bagi Indonesia, berpotensi merangsang pertumbuhan di berbagai sektor termasuk konstruksi, pengembangan infrastruktur, dan industri terkait. Kemajuan proyek ini akan dipantau ketat oleh pemangku kepentingan domestik dan internasional.
IKN Budget Allocation for 2025-2028
2026 Budget Approval