Key insights and market outlook
Impor Indonesia mencapai US$198,16 miliar pada Januari-Oktober 2025, naik 2,19% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Impor non-migas menjadi pendorong utama pertumbuhan, meningkat 4,95% menjadi US$171,61 miliar, sementara impor migas turun 12,67% menjadi US$26,56 miliar. Kenaikan terutama disebabkan oleh impor barang modal, menurut Deputi BPS Pudji Ismartini.
Nilai impor Indonesia mencapai US$198,16 miliar pada Januari-Oktober 2025, naik 2,19% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh impor non-migas yang meningkat 4,95% menjadi US$171,61 miliar. Sebaliknya, impor migas mengalami penurunan 12,67% menjadi US$26,56 miliar.
Kenaikan impor terutama disebabkan oleh barang modal, menurut Pudji Ismartini, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS. Hal ini menandakan meningkatnya aktivitas investasi di Indonesia, khususnya di sektor-sektor yang membutuhkan mesin dan peralatan impor. Data ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia didukung oleh peningkatan investasi pada kapasitas produktif.
Import Value Increase
Non-Oil and Gas Import Growth
Oil and Gas Import Decline