Indonesia's Industrial Estates See Mixed Performance: Investments Rise in Batang while Occupancy Remains Low
Back
Back
6
Impact
4
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 22
Sources2 verified

Kawasan Industri di Indonesia Catat Performa Campuran: Investasi di Batang Meningkat, Okupansi Masih Rendah

Tim Editorial AnalisaHub·22 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

KEK Industropolis Batang mencatat investasi Rp 4,87 triliun pada 2025 di lahan seluas 93,67 hektare, didorong oleh 12 investor baru dari Hong Kong, Singapura, Malaysia, Indonesia, dan Tiongkok. Sementara itu, okupansi kawasan industri nasional tetap rendah pada level 58,19% per November 2025, dengan 175 kawasan industri operasional yang mencakup 98.235,59 hektare. Kementerian Perindustrian mengaitkan okupansi rendah dengan penambahan kawasan industri baru.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Performa Campuran Kawasan Industri di Indonesia

Investasi Signifikan di Kawasan Industri Batang

KEK Industropolis Batang, bagian dari Holding BUMN Danareksa, menutup tahun 2025 dengan capaian investasi yang signifikan. Kawasan industri ini mencatat investasi Rp 4,87 triliun, mencakup pemanfaatan lahan seluas 93,67 hektare 1

. Arus investasi ini didorong oleh 12 investor baru dari berbagai negara termasuk Hong Kong, Singapura, Malaysia, Indonesia, dan Tiongkok. Investasi mencakup berbagai industri strategis seperti produksi baterai, otomotif, peralatan medis, garmen, furnitur luar ruang, makanan dan minuman, alas kaki, baja, tekstil, dan kemasan.

Tantangan Okupansi Kawasan Industri Nasional

Berbeda dengan keberhasilan Batang, tingkat okupansi kawasan industri nasional tetap rendah. Per November 2025, okupansi kawasan industri di Indonesia berada di level 58,19%, menurut Kementerian Perindustrian 2

. Saat ini, terdapat 175 kawasan industri operasional di Indonesia dengan total luas 98.235,59 hektare. Kementerian Perindustrian mengaitkan okupansi rendah terutama dengan penambahan kawasan industri baru sepanjang 2025. Sebanyak 11 zona industri baru diperkenalkan, menambah 4.468 hektare lahan industri.

Respons Industri dan Prospek Masa Depan

Komposisi industri yang beragam di Batang memperkuat ekosistem industri, menjadikannya modern dan berdaya saing global. Ngurah Wirawan, Direktur Utama KEK Industropolis Batang, menyatakan bahwa kawasan industri ini berada di jalur yang tepat dalam mendorong realisasi investasi industri nasional. Keberhasilan di Batang kontras dengan tren nasional, menunjukkan bahwa kawasan industri yang terkelola dengan baik dapat menarik investasi signifikan meskipun ada tantangan sektoral yang lebih luas.

Sumber

  1. [Detik Finance](
  2. [Kontan](
Original Sources

Story Info

Published
3 weeks ago
Read Time
11 min
Sources
2 verified

Topics Covered

Industrial Estate InvestmentOccupancy RateManufacturing Sector

Key Events

1

Rp 4.87 Trillion Investment in Batang

2

58.19% National Occupancy Rate

Timeline from 2 verified sources