Key insights and market outlook
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sedang mengembangkan kawasan budi daya udang terintegrasi seluas 2.000 hektare di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengubah lahan tidak produktif menjadi industri udang komprehensif. Proyek besar ini akan mencakup seluruh rantai nilai dari hulu hingga hilir. Selain itu, KKP akan merehabilitasi tambak udang dan nila yang rusak akibat bencana di Sumatera, mulai tahun depan, tanpa membebani pembudidaya.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sedang melakukan proyek pembangunan signifikan di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan mengubah 2.000 hektar lahan tidak produktif menjadi kawasan budi daya udang terintegrasi 1
Proyek ini akan menggabungkan berbagai tahapan proses budi daya udang, menciptakan industri yang terintegrasi secara vertikal. Haeru menjelaskan bahwa meskipun inisiatif sebelumnya seperti di Kebumen bersifat end-to-end, proyek di NTT ini akan lebih komprehensif, menggabungkan berbagai aspek bisnis mulai dari pembenihan hingga pengolahan dan berpotensi industri terkait lainnya. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas di sektor budi daya udang.
Dalam inisiatif terkait, KKP telah mengumumkan rencana untuk merehabilitasi tambak udang dan nila yang rusak akibat bencana alam di Sumatera, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat 2
KKP bekerja sama erat dengan otoritas lokal untuk mengidentifikasi kebutuhan petani yang terkena dampak dan memetakan upaya rehabilitasi. Haeru telah berkomunikasi dengan kepala dinas perikanan di Aceh dan Sumatera Barat untuk mengoordinasikan upaya bantuan. Kolaborasi ini sangat penting untuk keberhasilan implementasi baik proyek budi daya udang terintegrasi di NTT maupun rehabilitasi tambak yang terkena bencana di Sumatera.
Integrated Shrimp Farming Project Launch
Disaster Relief for Fisheries Sector