Key insights and market outlook
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan milik Pertamina, kilang minyak terbesar di Indonesia, pada 12 Januari 2026. Proyek senilai $7,4 miliar ini meningkatkan kapasitas pengolahan dari 260.000 menjadi 360.000 barel per hari (BOPD) dan menaikkan produksi produk bernilai tinggi dari 75,3% menjadi 91,8%. Kilang yang telah dimodernisasi ini memenuhi standar emisi Euro V, sehingga secara signifikan mengurangi emisi dan meningkatkan keamanan energi dengan mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar 1
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan pada 12 Januari 2026, menandai langkah strategis dalam pengembangan infrastruktur energi nasional 1
RDMP Balikpapan telah berhasil meningkatkan kapasitas kilang dari 260.000 menjadi 360.000 BOPD dan menaikkan produksi produk bernilai tinggi dari 75,3% menjadi 91,8% 2
Proyek ini dilengkapi dengan pembangunan infrastruktur pendukung yang terintegrasi, termasuk: 1) Pipa gas sepanjang 78 km dari Senipah ke Balikpapan 2) Penambahan kapasitas tangki crude oil 3) Pembangunan fasilitas penyimpanan BBM dan terminal 4) Pengembangan dermaga untuk mendukung operasional kilang
Peresmian RDMP Balikpapan merupakan tonggak sejarah kedua dalam sejarah kilang Indonesia setelah peresmian RDMP pertama oleh Presiden Soeharto pada 1994 5
RDMP Balikpapan Inauguration
Energy Infrastructure Investment
Refining Capacity Expansion