Key insights and market outlook
Sektor asuransi marine cargo Indonesia diperkirakan akan mengalami pertumbuhan moderat pada 2026 meskipun menghadapi tantangan akibat penurunan ekspor selama dua bulan berturut-turut. Kontraksi ekspor telah menimbulkan kekhawatiran tentang permintaan asuransi marine cargo, namun pelaku industri percaya bahwa dampaknya akan terbatas karena sifat permintaan asuransi marine cargo yang tidak elastis. Sektor ini diharapkan akan didorong oleh kolaborasi strategis dan diversifikasi produk.
Sektor asuransi marine cargo Indonesia bersiap menghadapi pertumbuhan moderat pada 2026 di tengah penurunan ekspor. Ekspor Indonesia telah mengalami kontraksi selama dua bulan berturut-turut, dengan penurunan 6,6% year-on-year pada November 2025 2
Sektor asuransi marine cargo didorong oleh ekspor komoditas seperti batubara, mineral, crude palm oil (CPO), dan produk manufaktur 1
Untuk mengatasi tantangan ini, pelaku industri fokus pada kolaborasi strategis dengan eksportir, importir, freight forwarder, dan bank. Mereka juga mengembangkan produk asuransi yang lebih fleksibel yang disesuaikan dengan risiko logistik spesifik dan memanfaatkan digitalisasi dalam underwriting dan penerbitan polis 2
Export Decline Impact on Marine Cargo Insurance
Industry Adaptation to Global Trade Challenges