Indonesia's Marine Cargo Insurance Premiums Decline Despite Export Growth
Back
Back
2
Impact
3
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 1
Sources1 verified

Premi Asuransi Kargo Laut Indonesia Menurun Meski Ekspor Tumbuh

Tim Editorial AnalisaHub·1 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Meskipun nilai ekspor Indonesia tumbuh sebesar 8,14% menjadi US$209,80 miliar hingga September 2025, premi asuransi kargo laut mengalami penurunan sedikit sebesar 0,74% menjadi Rp5,33 triliun. Faktor-faktor yang berkontribusi pada penurunan ini antara lain tarif kompetitif yang tinggi, praktik asuransi mandiri di kalangan eksportir, dan kebijakan transportasi internasional yang diterbitkan di luar negeri. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat bahwa premi kargo laut relatif stabil pada Rp2,77 triliun per Q2 2025.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Premi Asuransi Kargo Laut Indonesia Menurun di Tengah Pertumbuhan Ekspor

Nilai Ekspor Meningkat tetapi Premi Asuransi Menunjukkan Penurunan Marginal

Nilai ekspor Indonesia mencapai US$209,80 miliar hingga September 2025, menandai peningkatan sebesar 8,14% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun, pertumbuhan aktivitas ekspor tidak bertranslasi menjadi premi asuransi kargo laut yang lebih tinggi. Sebaliknya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan penurunan sedikit sebesar 0,74% pada premi asuransi kargo laut menjadi Rp5,33 triliun per September 2025.

Faktor yang Berkontribusi pada Penurunan Premi

Beberapa faktor telah diidentifikasi berkontribusi pada penurunan premi asuransi kargo laut meskipun terjadi pertumbuhan ekspor. Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyoroti bahwa tarif kompetitif yang tinggi di industri berperan dalam hal ini. Selain itu, beberapa eksportir melakukan asuransi sendiri, mengurangi ketergantungan mereka pada polis asuransi eksternal. Selanjutnya, sebagian transportasi internasional masih dicover oleh polis yang diterbitkan di luar negeri, yang juga mempengaruhi pendapatan premi di dalam negeri.

Kinerja Industri dan Pengamatan

AAUI melaporkan bahwa premi kargo laut relatif stabil pada Rp2,77 triliun per kuartal kedua 2025, dibandingkan dengan Rp2,78 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. PT Asuransi MSIG Indonesia juga mengalami penurunan sedikit pada Gross Written Premium (GWP) untuk kargo laut, dengan penurunan sekitar 0,5% hingga 0,6% tahun-ke-tahun per kuartal ketiga 2025. Meskipun demikian, perusahaan mencatat bahwa portofolio kargo laut tetap kuat, berkontribusi sekitar 9,5% pada total portofolio MSIG Indonesia.

Kinerja Ekspor Sektor

Badan Pusat Statistik (BPS) memberikan wawasan lebih lanjut tentang kinerja ekspor Indonesia. Nilai ekspor sektor non-migas mencatat peningkatan signifikan sebesar 9,57% menjadi US$199,77 miliar. Sebaliknya, nilai ekspor migas menurun sebesar 14,09% menjadi US$10,03 miliar selama periode yang sama. Perbedaan ini menyoroti meningkatnya pentingnya ekspor non-migas dalam lanskap ekspor Indonesia secara keseluruhan.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
12 min
Sources
1 verified
Related Stocks
ASRMIHSG

Topics Covered

Insurance Industry PerformanceExport Sector GrowthRegulatory OversightMarine Cargo Insurance

Key Events

1

Marine Cargo Insurance Premium Decline

2

Export Growth in Indonesia

3

Insurance Industry Trends

Timeline from 1 verified sources