Key insights and market outlook
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyiapkan 390.000 hektare lahan untuk program hilirisasi perkebunan. Inisiatif ini, yang diungkapkan oleh Wakil Menteri Rohmat Marzuki, bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomi melalui program perhutanan sosial. Proyek ini akan berfokus pada berbagai komoditas seperti kopi, aren, kakao, dan kelapa, dengan pendekatan pembangunan berbasis masyarakat.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah mengumumkan rencana untuk mengalokasikan 390.000 hektare lahan untuk program hilirisasi perkebunan. Wakil Menteri Rohmat Marzuki mengungkapkan hal ini selama rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI, menekankan fokus program pada peningkatan nilai ekonomi inisiatif perhutanan sosial.
Program hilirisasi akan dilaksanakan melalui pendekatan berbasis masyarakat, melibatkan kelompok usaha perhutanan sosial. Berbagai komoditas akan dikembangkan, termasuk kopi, aren, kakao, kemiri, lada, pala, jambu mete, vanili, dan kelapa. Beragam jenis tanaman ini bertujuan untuk memaksimalkan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal sambil mempromosikan praktik kehutanan yang berkelanjutan.
Inisiatif ini merupakan langkah penting dalam upaya Indonesia untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui pengelolaan kehutanan yang berkelanjutan. Dengan fokus pada kegiatan hilirisasi, pemerintah bertujuan menciptakan rantai nilai tambahan di sektor pertanian dan kehutanan. Tahap pertama implementasi telah melihat pencocokan data awal untuk area lahan yang ditetapkan.
Plantation Downstreaming Initiative
Social Forestry Program Expansion