Key insights and market outlook
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan proyek revitalisasi besar-besaran untuk 1.411 madrasah di seluruh Indonesia, berdasarkan Instruksi Presiden No. 7/2025. Proyek ini bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan agama, dengan fokus pada penciptaan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Inisiatif ini merupakan bagian dari program yang lebih besar untuk merevitalisasi 2.120 madrasah yang diamanatkan oleh pemerintah.
Kementerian Pekerjaan Umum Indonesia, melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, telah memulai proyek ambisius untuk merevitalisasi dan merenovasi 1.411 madrasah di seluruh Indonesia. Inisiatif ini merupakan respons langsung terhadap Instruksi Presiden No. 7/2025, yang memerintahkan revitalisasi 2.120 madrasah secara nasional. Setelah survei teknis menyeluruh dan verifikasi lapangan, 1.411 madrasah teridentifikasi memenuhi kriteria untuk rehabilitasi fisik, mulai dari perbaikan minor hingga rekonstruksi besar.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menekankan bahwa kualitas bangunan sekolah memiliki peran penting dalam menciptakan kondisi belajar yang optimal. Program revitalisasi ini dilaksanakan melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) untuk Madrasah, yang bertujuan mempercepat peningkatan infrastruktur pendidikan agama. Menteri menekankan bahwa lingkungan belajar yang aman dan nyaman sangat mempengaruhi konsentrasi, kesehatan, dan semangat belajar siswa.
Upaya kementerian ini berfokus pada transformasi fasilitas pendidikan menjadi ruang belajar yang berkualitas dan kondusif. Dengan meningkatkan infrastruktur fisik madrasah-madrasah ini, pemerintah bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan agama di Indonesia secara keseluruhan. Proyek ini tidak hanya mengatasi kebutuhan infrastruktur langsung tetapi juga berkontribusi pada pengembangan jangka panjang sektor pendidikan.
Madrasah Revitalization Program Launch
Infrastructure Development Initiative