Key insights and market outlook
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberlakukan Work From Anywhere (WFA) bagi pegawai negeri sipil yang terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Kementerian tetap menjaga layanan transportasi esensial sembari mendukung upaya penanganan bencana melalui berbagai unit teknis dan kerja sama dengan lembaga lain. Lebih dari 100 pegawai dan keluarga mereka terdampak bencana, dengan kerusakan dilaporkan di jalan nasional, terminal, dan pelabuhan.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah mengambil tindakan cepat menanggapi banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengumumkan bahwa seluruh unit di wilayah terdampak telah disiagakan untuk memastikan keselamatan transportasi dan menjaga kelangsungan layanan.
Untuk melindungi pegawai sekaligus menjaga kontinuitas layanan, Kemenhub memberlakukan Work From Anywhere (WFA) bagi pegawai negeri sipil yang rumahnya terdampak bencana. Pengaturan kerja fleksibel ini memanfaatkan sistem pelayanan dan pelaporan daring untuk memastikan operasional tetap berjalan. Kebijakan ini diambil ketika lebih dari 100 pegawai dan keluarga mereka terdampak banjir dan longsor.
Meski sebagian akses jalan dan jaringan komunikasi masih terganggu, Kemenhub berupaya mempertahankan layanan transportasi esensial melalui penyesuaian operasional di daerah terdampak. Unit-unit pelayanan difokuskan pada pemantauan lintas dan pengaturan lalu lintas di titik kritis untuk mendukung evakuasi, bantuan logistik, dan transportasi vital.
Kementerian telah menggerakkan tim bantuan dari berbagai institusi pendidikan teknis di bawah naungannya, seperti Politeknik Penerbangan Medan, Politeknik Pelayaran Malahayati, dan Politeknik Pelayaran Sumbar. Tim ini bergabung dengan BPBD, Basarnas, dan BNPB untuk memperkuat operasi evakuasi, mengamankan simpul transportasi, dan mengelola pengungsi.
Selain dukungan operasional, kementerian juga mengadakan program bantuan sosial. Misalnya, Politeknik Penerbangan Medan bersama Unit Pelaksana Teknis Kelas II Sumatra Utara menyiapkan 300 paket sembako bagi mahasiswa, pegawai, dan masyarakat terdampak di wilayah Tapanuli dan Sibolga.
Kemenhub tetap berkomitmen mendukung upaya penanganan bencana sambil menjaga infrastruktur transportasi kritis. Respons komprehensif kementerian mencakup penyesuaian operasional jangka pendek dan dukungan pemulihan jangka panjang, menunjukkan dedikasi untuk melayani masyarakat terdampak selama masa sulit ini.
Disaster Relief Efforts
Transportation Service Adjustments