Key insights and market outlook
Kementerian Perhubungan RI sedang menyusun strategi untuk mengatasi peningkatan antrean kendaraan di Pelabuhan Ketapang menjelang libur akhir tahun. Direktur Sarana, Prasarana dan Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan Sigit Widodo menyatakan bahwa pelabuhan ini saat ini memiliki empat dermaga Movable Bridge, satu dermaga Ponton, dan tiga dermaga Landing Craft Machine. Meskipun infrastruktur tersedia, antrean panjang tetap terjadi karena keterbatasan kapasitas selama periode puncak.
Kementerian Perhubungan RI sedang menyusun langkah komprehensif untuk mengatasi antrean kendaraan yang terus berlanjut di Pelabuhan Ketapang, sebuah simpul transportasi penting yang menghubungkan Jawa dan Bali. Pelabuhan ini mengalami lalu lintas yang sangat tinggi selama hari libur nasional dan akhir pekan panjang. Menurut Sigit Widodo, Direktur Sarana, Prasarana dan Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan, infrastruktur yang ada saat ini meliputi empat dermaga Movable Bridge, satu dermaga Ponton, dan tiga dermaga Landing Craft Machine.
Kemacetan di Pelabuhan Ketapang disebabkan oleh lonjakan permintaan yang signifikan yang melebihi kapasitas angkut dan infrastruktur yang tersedia. Widodo menekankan bahwa meskipun fasilitas yang ada sudah tersedia, namun masih belum cukup untuk menangani lalu lintas puncak, sehingga mengakibatkan antrean dan waktu tunggu yang panjang. Situasi ini tidak hanya mempengaruhi perjalanan penumpang, tetapi juga berdampak signifikan pada distribusi logistik.
Sebagai respons terhadap tantangan ini, Kementerian Perhubungan sedang mengembangkan strategi multi-aspek untuk memperbaiki situasi di Pelabuhan Ketapang. Rencana ini kemungkinan mencakup optimalisasi infrastruktur yang ada, potensi penambahan jam operasional, dan eksplorasi langkah-langkah kapasitas tambahan untuk mengelola volume lalu lintas tinggi selama periode puncak dengan lebih baik.
Infrastructure Development Planning
Transportation Capacity Management