Indonesia's Money Supply Grows to Rp9,891.6 Trillion as Credit Expansion Picks Up
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 22
Sources7 verified

Uang Beredar di Indonesia Tumbuh Jadi Rp9.891,6 Triliun seiring Perluasan Kredit

Tim Editorial AnalisaHub·22 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Bank Indonesia melaporkan bahwa jumlah uang beredar dalam arti luas (M2) tumbuh sebesar 8,3% YoY menjadi Rp9.891,6 triliun pada November 2025, didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 11,4% dan uang kuasi sebesar 5,9% 3

2. Peningkatan ini terutama dipengaruhi oleh tagihan bersih kepada pemerintah pusat dan pertumbuhan kredit 3. Total kredit perbankan mencapai Rp8.196,4 triliun, tumbuh 7,9% YoY, dengan kredit korporasi tumbuh 11,5% sementara pertumbuhan kredit individu melambat menjadi 6,2% 5.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Lanskap Keuangan Indonesia: Pertumbuhan Uang Beredar dan Kredit

Perluasan Jumlah Uang Beredar

Bank Indonesia melaporkan bahwa jumlah uang beredar dalam arti luas (M2) mencapai Rp9.891,6 triliun pada November 2025, mengalami pertumbuhan 8,3% year-on-year (YoY). Ekspansi ini didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 11,4% dan uang kuasi sebesar 5,9% 3

2. Pertumbuhan M2 terutama dipengaruhi oleh tagihan bersih kepada pemerintah pusat dan pertumbuhan kredit 3.

Komponen Jumlah Uang Beredar

Pertumbuhan M1 didukung oleh pertumbuhan 14,6% YoY pada uang kartal di luar bank dan pertumbuhan 7,5% pada simpanan giro. Uang kuasi, yang terdiri dari deposito berjangka dan tabungan, tumbuh 5,9% YoY, didorong oleh pertumbuhan 16,6% pada simpanan lainnya dan 6,4% pada giro valas 3

.

Analisis Pertumbuhan Kredit

Total kredit perbankan mencapai Rp8.196,4 triliun, tumbuh 7,9% YoY pada November 2025, naik dari 7% pada Oktober 2025 5

. Kredit korporasi tumbuh 11,5% YoY menjadi Rp4.570,4 triliun, sementara pertumbuhan kredit individu melambat menjadi 6,2% YoY menjadi Rp3.563,1 triliun 5.

Tren Kredit Sektor

Sektor properti mengalami pertumbuhan kredit sebesar 7,4% YoY menjadi Rp1.513,5 triliun, dengan pertumbuhan 8,2% pada kredit real estat dan 6,9% pada kredit pemilikan rumah 6

. Tren positif ini menunjukkan permintaan yang terus berlanjut di pasar properti.

Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga

Total dana pihak ketiga (DPK) perbankan mencapai Rp9.217,9 triliun, tumbuh 8,5% YoY. Simpanan tabungan menunjukkan pertumbuhan kuat sebesar 8,8% YoY menjadi Rp3.040,2 triliun, sementara giro tumbuh 12,8% YoY menjadi Rp2.939,3 triliun, dan deposito berjangka tumbuh 4,7% YoY menjadi Rp3.238,4 triliun 4

.

Implikasi Ekonomi

Peningkatan jumlah uang beredar dan pertumbuhan kredit menandakan aktivitas ekonomi yang membaik. Pertumbuhan simpanan tabungan dan rekening transaksi menunjukkan meningkatnya preferensi likuiditas konsumen dan persiapan untuk transaksi akhir tahun 4

. Peralihan ke simpanan yang lebih likuid juga dipengaruhi oleh melambatnya suku bunga deposito seiring bank mempertahankan likuiditas 4.

Sumber

  1. [Detik Finance](
  2. [Kontan](
  3. [Detik Finance](
  4. [Bisnis.com](
  5. [Kontan](
  6. [Kontan](
Original Sources

Story Info

Published
3 weeks ago
Read Time
15 min
Sources
7 verified

Topics Covered

Monetary PolicyCredit GrowthBanking Sector Performance

Key Events

1

Money Supply Growth

2

Credit Expansion

3

Deposit Growth

Timeline from 7 verified sources