Indonesia's Multifinance Industry Sees Slow Growth as Diversification Efforts Begin
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 17
Sources2 verified

Industri Multifinance Indonesia Mengalami Pertumbuhan Lambat saat Upaya Diversifikasi Dimulai

Tim Editorial AnalisaHub·17 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Industri multifinance Indonesia mengalami pertumbuhan tahunan sebesar 0,68% pada November 2025, dengan piutang pembiayaan mencapai Rp 505,3 triliun 2

. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa lima sektor utama pembiayaan adalah: perdagangan (Rp 90,88 triliun), aktivitas penyewaan (Rp 55,70 triliun), industri pengolahan (Rp 52,81 triliun), jasa lainnya (Rp 46,20 triliun), dan pertambangan/penggalian (Rp 43,81 triliun) 1. Para ahli industri mengaitkan pertumbuhan lambat dengan lesunya pasar otomotif, mendorong perusahaan multifinance untuk berdiversifikasi ke sektor lain termasuk pembiayaan multiguna, modal kerja, dan investasi.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Sektor Multifinance Indonesia Menunjukkan Pertumbuhan Lambat di Tengah Upaya Diversifikasi

Kinerja Industri Saat Ini

Industri multifinance Indonesia mencatat Rp 505,3 triliun piutang pembiayaan hingga November 2025, mewakili tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 0,68% 2

. Pertumbuhan lambat ini mencerminkan tantangan yang sedang dihadapi industri, khususnya di sektor otomotif yang merupakan basis tradisional mereka. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa total piutang pembiayaan multifinance mencapai Rp 505,3 triliun pada Oktober 2025 1.

Distribusi Pembiayaan Berdasarkan Sektor

Data OJK mengungkapkan bahwa lima sektor utama yang menerima pembiayaan multifinance adalah:

  1. Sektor perdagangan: Rp 90,88 triliun (saham 17,07%)
  2. Aktivitas penyewaan: Rp 55,70 triliun (saham 10,46%)
  3. Industri pengolahan: Rp 52,81 triliun (saham 9,92%)
  4. Jasa lainnya: Rp 46,20 triliun (saham 8,68%)
  5. Pertambangan dan penggalian: Rp 43,81 triliun (saham 8,23%)

Angka-angka ini menunjukkan diversifikasi di luar sektor otomotif tradisional, dengan perdagangan muncul sebagai penerima terbesar pembiayaan multifinance 1

.

Tantangan dan Respons Industri

Ahli industri Jodjana Jody mengaitkan pertumbuhan lambat dengan lesunya pasar otomotif, yang telah menjadi tulang punggung bagi perusahaan multifinance 2

. Sebagai respons terhadap tantangan ini, perusahaan multifinance melakukan diversifikasi portofolio mereka dengan memasukkan:

  • Pembiayaan multiguna
  • Pembiayaan modal kerja
  • Pembiayaan investasi

Pergeseran strategis ini bertujuan untuk mengurangi dampak pasar otomotif yang lemah dan memanfaatkan peluang pertumbuhan lainnya.

Prospek Masa Depan

Kemampuan industri multifinance untuk beradaptasi dengan perubahan kondisi pasar akan sangat krusial dalam menentukan lintasan pertumbuhan masa depannya. Meskipun tingkat pertumbuhan saat ini masih modest, upaya diversifikasi yang sedang dilakukan berpotensi membuka peluang perluasan baru.

Sumber

  1. [Kontan - 5 Sektor Ekonomi Terbesar di Multifinance](
  2. [Kontan - Pertumbuhan Multifinance Melambat](
Original Sources

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
12 min
Sources
2 verified

Topics Covered

Multifinance Industry GrowthFinancial Services DiversificationEconomic Sector Analysis

Key Events

1

Multifinance Receivables Growth

2

Sectoral Distribution Shift

3

Industry Diversification Efforts

Timeline from 2 verified sources