Key insights and market outlook
Badan Gizi Nasional (BGN) Indonesia memberi tenggat waktu satu bulan bagi fasilitas makanan tak berizin yang melayani program makan bergizi gratis pemerintah untuk mendapatkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Fasilitas yang gagal mematuhi akan menghadapi penutupan sementara. Langkah ini menekankan standar higiene dan sanitasi dalam penyiapan makanan, mencerminkan keprihatinan Presiden Prabowo Subianto terhadap kesehatan masyarakat.
Badan Gizi Nasional (BGN) Indonesia telah memulai penegakan standar higiene yang ketat bagi fasilitas makanan yang berpartisipasi dalam program makan bergizi gratis (MBG) pemerintah. Badan ini memberi fasilitas tak berizin waktu satu bulan untuk mendapatkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang wajib dari otoritas kesehatan setempat. Fasilitas yang gagal mematuhi dalam jangka waktu yang ditentukan akan menghadapi penutupan sementara operasinya.
Tindakan tegas BGN ini menggarisbawahi komitmen pemerintah untuk menjaga standar higiene dan sanitasi yang ketat dalam penyiapan makanan. Penegakan regulasi ini sangat signifikan karena berdampak langsung pada program makan nasional yang mempengaruhi jutaan penerima manfaat. Persyaratan sertifikasi SLHS bukan sekadar prosedural tetapi esensial untuk memastikan kesehatan dan keselamatan konsumen.
Upaya penegakan ini dipimpin oleh Nanik Sudaryati Deyang, Wakil Ketua BGN Bidang Investigasi dan Komunikasi Publik. Nanik menekankan bahwa sertifikasi SLHS sangat krusial dan BGN bekerja sama dengan dinas kesehatan setempat untuk memastikan kepatuhan. Sikap proaktif pemerintah dalam hal ini mencerminkan perhatian pribadi Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga standar tinggi dalam program makan.
Fasilitas makanan yang saat ini beroperasi tanpa sertifikasi SLHS yang diperlukan harus mendaftar ke otoritas kesehatan setempat dalam 30 hari untuk menghindari gangguan layanan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan praktik higiene secara keseluruhan di antara penyedia makanan dan memastikan program makan mencapai tujuan nutrisi tanpa mengorbankan kesehatan masyarakat. Strategi penegakan BGN menunjukkan keseimbangan antara kepatuhan regulasi dan implementasi program, memastikan penerima manfaat mendapatkan makanan yang aman dan bergizi.
Food Facility Compliance Deadline
Hygiene Certification Enforcement
Meal Program Regulation