Indonesia's National Nutrition Agency Shifts Focus to Local Producers for Free Meal Program
Back
Back
4
Impact
3
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 15
Sources1 verified

Badan Gizi Nasional Geser Fokus ke Produsen Lokal untuk Program Makan Gratis

Tim Editorial AnalisaHub·15 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Badan Gizi Nasional (BGN) mengarahkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus memprioritaskan produk dari produsen lokal, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Keputusan ini, berdasarkan Peraturan Presiden No. 115/2025, bertujuan meningkatkan partisipasi ekonomi lokal dalam program tersebut. Badan tersebut menekankan bahwa produksi makanan untuk program MBG harus dilakukan oleh masyarakat lokal, menjauhkan diri dari pemasok korporat besar.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Program Makan Gratis Indonesia Bergeser ke Produksi Lokal

Pedoman Baru untuk Program Makan Bergizi Gratis

Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengeluarkan arahan baru untuk implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan menekankan penggunaan barang produksi lokal. Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menyatakan bahwa produksi makanan untuk program MBG harus dilakukan oleh masyarakat lokal, khususnya melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah ini sejalan dengan Peraturan Presiden No. 115/2025, yang mewajibkan prioritas pada produk dalam negeri dan pelibatan entitas bisnis lokal dalam program tersebut.

Rasional di Balik Fokus Produksi Lokal

Keputusan untuk beralih dari pemasok korporat besar ke produsen lokal dipandang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan partisipasi ekonomi lokal. Dengan melibatkan UMKM dan masyarakat lokal dalam proses produksi, program ini bertujuan menciptakan peluang ekonomi di tingkat akar rumput. Nanik menekankan bahwa pendekatan ini tidak hanya mendukung bisnis lokal tetapi juga memastikan bahwa makanan yang dihasilkan segar dan sesuai dengan selera lokal.

Contoh Implementasi

BGN menyebut kota Depok di Jawa Barat sebagai contoh sukses di mana produksi lokal untuk program MBG telah efektif diimplementasikan. Di Depok, roti untuk program MBG diproduksi oleh ibu-ibu lokal, termasuk dari Persatuan Orang Tua dan Guru (PKK), menunjukkan pendekatan produksi makanan yang digerakkan oleh komunitas.

Dampak yang Diharapkan

Arahan baru ini diharapkan berdampak positif pada ekonomi lokal dengan merangsang pertumbuhan UMKM dan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam program pemerintah. Fokus pada produksi lokal juga kemungkinan akan meningkatkan keberlanjutan program dengan membuatnya lebih tangguh terhadap gangguan rantai pasokan.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
10 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Local Economic DevelopmentNutrition ProgramUMKM Support

Key Events

1

Shift to Local Production in MBG Program

2

Increased UMKM Participation

Timeline from 1 verified sources