Key insights and market outlook
Badan Gizi Nasional (BGN) mengarahkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus memprioritaskan produk dari produsen lokal, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Keputusan ini, berdasarkan Peraturan Presiden No. 115/2025, bertujuan meningkatkan partisipasi ekonomi lokal dalam program tersebut. Badan tersebut menekankan bahwa produksi makanan untuk program MBG harus dilakukan oleh masyarakat lokal, menjauhkan diri dari pemasok korporat besar.
Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengeluarkan arahan baru untuk implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan menekankan penggunaan barang produksi lokal. Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menyatakan bahwa produksi makanan untuk program MBG harus dilakukan oleh masyarakat lokal, khususnya melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah ini sejalan dengan Peraturan Presiden No. 115/2025, yang mewajibkan prioritas pada produk dalam negeri dan pelibatan entitas bisnis lokal dalam program tersebut.
Keputusan untuk beralih dari pemasok korporat besar ke produsen lokal dipandang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan partisipasi ekonomi lokal. Dengan melibatkan UMKM dan masyarakat lokal dalam proses produksi, program ini bertujuan menciptakan peluang ekonomi di tingkat akar rumput. Nanik menekankan bahwa pendekatan ini tidak hanya mendukung bisnis lokal tetapi juga memastikan bahwa makanan yang dihasilkan segar dan sesuai dengan selera lokal.
BGN menyebut kota Depok di Jawa Barat sebagai contoh sukses di mana produksi lokal untuk program MBG telah efektif diimplementasikan. Di Depok, roti untuk program MBG diproduksi oleh ibu-ibu lokal, termasuk dari Persatuan Orang Tua dan Guru (PKK), menunjukkan pendekatan produksi makanan yang digerakkan oleh komunitas.
Arahan baru ini diharapkan berdampak positif pada ekonomi lokal dengan merangsang pertumbuhan UMKM dan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam program pemerintah. Fokus pada produksi lokal juga kemungkinan akan meningkatkan keberlanjutan program dengan membuatnya lebih tangguh terhadap gangguan rantai pasokan.
Shift to Local Production in MBG Program
Increased UMKM Participation