Indonesia's New Capital Project Receives Rp 158.73 Trillion Investment Commitment
Back
Back
7
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 4
Sources2 verified

Proyek Ibu Kota Baru Kantongi Komitmen Investasi Rp 158,73 Triliun

Tim Editorial AnalisaHub·4 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) telah mengamankan komitmen investasi sebesar Rp 158,73 triliun melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), dengan Rp 5,63 triliun telah disetujui oleh Menteri Keuangan 1

. Investasi yang berasal dari 17 perusahaan ini akan difokuskan pada pengembangan hunian dengan 11 perusahaan berkomitmen sebesar Rp 64,31 triliun. Sementara itu, anggaran untuk proyek ibu kota baru tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp 17,08 triliun, dengan Rp 6,26 triliun telah dialokasikan dalam anggaran saat ini 2.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Proyek Ibu Kota Baru Indonesia Mendapatkan Komitmen Investasi Besar

Dukungan Finansial Signifikan untuk Pembangunan Nusantara

Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) telah mengumumkan komitmen investasi sebesar Rp 158,73 triliun melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) 1

. Dukungan finansial yang signifikan ini menunjukkan keyakinan yang kuat terhadap proyek ibu kota baru Indonesia. Dari jumlah tersebut, Rp 5,63 triliun telah disetujui oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, menandai langkah penting dalam implementasi proyek ini 1.

Rincian Investasi Berdasarkan Sektor

Komitmen investasi berasal dari 17 entitas bisnis, dengan mayoritas (11 perusahaan) fokus pada sektor perumahan, total Rp 64,31 triliun 1

. Fokus pada pengembangan hunian ini sejalan dengan rencana pembangunan infrastruktur dan urban secara keseluruhan. Investasi besar pada sektor perumahan diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur di ibu kota baru.

Proyeksi Anggaran Masa Depan

Untuk tahun 2026, Kepala OIKN Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa proyek ibu kota baru akan membutuhkan pendanaan sebesar Rp 17,08 triliun 2

. Dari jumlah ini, Rp 6,26 triliun telah dialokasikan dalam anggaran saat ini, sementara sisanya akan diusulkan sebagai Anggaran Belanja Tambahan (ABT) pada Januari 2. Kebutuhan anggaran diproyeksikan menurun pada tahun-tahun berikutnya, dengan Rp 14,64 triliun dibutuhkan di 2027 dan Rp 2,68 triliun di 2028, sehingga total anggaran untuk 2025-2028 mencapai Rp 48,80 triliun 2.

Kemajuan Implementasi

Perencanaan keuangan proyek ini menunjukkan pendekatan sistematis terhadap pendanaan pembangunan ibu kota baru. Anggaran yang lebih tinggi pada awalnya mencerminkan fase pembangunan infrastruktur, sementara penurunan di tahun-tahun berikutnya mengindikasikan transisi ke proyek yang lebih spesifik dan berpotensi kurang intensif modal. Alokasi dan pemanfaatan dana yang berhasil akan sangat krusial dalam menentukan keberhasilan dan timeline proyek secara keseluruhan.

Sumber

  1. [Kontan](
  2. [Detik Finance](
Original Sources

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
12 min
Sources
2 verified

Topics Covered

Infrastructure InvestmentNew Capital DevelopmentGovernment Projects

Key Events

1

Rp 158.73 Trillion Investment Commitment

2

2026 Budget Allocation of Rp 17.08 Trillion

Timeline from 2 verified sources